Pawarta

Pahargayan Agung dan Sesanti di Hari Jadi Purbalingga ke 187

BRALING.COM, PURBALINGGA – Hari Jadi Kabupaten Purbalingga yang ke 187 semakin kental dengan nuansa jawa. Salah satunya karena pada tahun ini, kembali ada gelaran pahargayan agung di Kota Perwira.

Upacara ini diikuti oleh seluruh kepala organisasi perangkat daerah dan kepala desa. Prosesi itu menggunakan bahasa jawa dengan diiringi musik gamelan dan penari dari Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Mereka menampilkan Tari Bambangan Cakil dan Tari Gambyong.

Prosesi pahargayan agung dimulai dengan peneriman songsong agung dan tombak pusaka kabupaten dari Ketua Dewan Tongat kepada Bupati Purbalinggga. Kemudian bupati, wakil bupati, pimpinan Forkompimda, OPD dan kepala desa melakukan kirab mengitari alun-alun menuju DPRD untuk mengikuti rapat paripurna istiwema.

Pada sesi itu juga dikirab tiga gunungan. Yakni gunungan hasil bumi, buah-buahan dan jajan pasar. Kirab diiringi dengan pasukan tombak dan pasukan umbul-umbul, kemudian dibelakangnya pasukan pembawa foto bupati dan wakil bupati dari masa ke masa.

“Tiga Gunungan tersebut diperebutkan oleh masyarakat sesampainya di depan  Gedung DPRD. Tiga gunungan tersebut sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan juga untuk nguri-nguri budaya jawa,” kata Kepala Dinkominfo Purbalingga. Tri Gunawan Setiyadi.

hari jadi purbalingga 187
Sumber: Dinkominfo Purbalingga

Pada upacara itu, Bupati Purbalingga, Tasdi mengingatkan kembali mengenai sesanti masyarakat Purbalingga, yakni Prasetyaning Nayaka Amangun Praja. Sesanti tersebut tertulis pada pita dalam lambang daerah Kabupaten Purbalingga.

Tasdi menjelaskan, pembangunan hanya bisa berhasil karena adanya sinergi, bergotong-royong dalam memayu hayuning bawana. Sesanti mempunyai arti kebulatan tekad masyarakat dan pemerintah untuk saling bahu membahu membangun Purbalingga.

Bupati mengajak masyarakat untuk menyingsingkan lengan baju, memusatkan pikiran dan tenaga untuk bekerja lebih keras lagi dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan purbalingga saat ini dan yang akan datang.

Merapatkan barisan, bergandengan tangan, melangkah dan maju bersama untuk membangun dan mewujudkan purbalingga yang lebih baik lagi. “Marilah kita saling menjaga dan membina kerukunan dan kerjasama,” kata Bupati Tasdi.

Tasdi juga mengimbau kepada seluruh warga, untuk meningkatkan kewaspadaan. Serta selalu menjaga lingkungan agar terhindar dari berbagai marabahaya dan musibah bencana alam yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.