usaha purbalingga
Pawarta

KPPU Siap Tangani Masalah Persaingan Usaha Tidak Sehat

BRALING.COM, PURBALINGGA – Anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Saidah Sakwan menegaskan bahwa KPPU sangat siap untuk menerima laporan dari masyarakat jika ada persaingan usaha yang tidak sehat. Terutama jika yang melaporkan ketidakadilan itu ialah pelaku usaha yang menjadi korbannya.

Saidah Sakwan mengatakan hal itu kepada peserta sosialisasi hukum dan persaingan usaha di Gedung Andrawina, Owabong Waterpar Purbalingga, Jumat 23 Februari 2018. Kegiatan tersebut di hadiri oleh 250 pengusaha dan praktisi UKM di Kota Perwira.

Saidah mengatakan banyaknya plasma rambut di Purbalingga bisa memberikan peluang persaingan usaha yang tidak sehat, yakni terjadinya eksploitasi antara pengusaha besar dengan para plasmanya. Contohnya terkait dengan penentuan harga yang tidak wajar, karena plasma tidak punya posisi tawar sehingga pengusaha besar seenaknya menentukan harga.

“Kalau merasa atau menemukan hal tersebut, pengusaha plasma atau UKM bisa melaporkan ke KPPU melalui telepon atau website yang ada,” katanya.

KPPU menurut akan melakukan fasilitasi dan mediasi pertikaian persaingan usaha tersebut, agar kedua belah pihak bisa mendapatkan keadilannya. Yakni dengan mendudukan kemitraan yang sehat, apabila jalan tersebut tidak menemui jalan keluar, dan jika kemitraan tersebut ada unsur ekploitasi KPPU bisa menjatuhkan sanksi maksimal Rp 10 miliar. “Kemudian KPPU juga bisa melakukan merekomendasikan kepada pemerintah agar pencabutan ijin usahanya,” jelas dia.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.