Pawarta

Tahun 2018, Alokasi Pupuk Bersubsidi di Purbalingga Meningkat

BRALING.COM, PURBALINGGA – Alokasi pupuk bersubsidi yang diterima Kabupaten Purbalingga pada tahun 2018, mengalami peningkatan dibandingkan alokasi pada 2017 kemarin.

Data dari Dinas Pertanian (Dinpertan) Purbalingga menyebutkan bahwa urea meningkat sebesar 9,63%, ZA sebesar 41, 24%, NPK sebesar 35,9%, pupuk organik sebesar 171,1%, namun untuk pupuk SP 36 menurun sebesar 1,6%.

Staf Bidang Tanaman Pangan, Florentina Sekar Prima Swari menjelaskan bahwa kenaikan alokasi pupuk bersubsidi dari Pemerintah Provinsi Jateng itu masih belum sesuai dengan usulan yang ada di Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

“Jumlah usulan memang tidak terealisasi secara penuh jika melihat dari jumlah usulan RDKK. Walaupun begitu diharapkan subsidi pupuk tersebut dapat memenuhi kebutuhan petani Purbalingga selama satu tahun 2018,” kata Florentina, Jumat, 2 Februari 2018.

Florentina menambahkan, jika melihat jatah alokasi pupuk yang ada di Kota Braling, kemungkinan terjadi kekurangan pupuk sangat kecil, namun jika didetailkan ke tiap kecamatan ada potensi terjadi kekurangan.

“Kalau terjadi kekukarangan pupuk, misalnya untuk pupuk SP36 atau organik bisa kita tagihkan ke propinsi agar kekurangan yang kita ajukan bisa direalisasikan. Pengajuan kekurangan pupuk tentunya menggunakan mekanisme yang telah ditentukan,” imbuh dia.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.