Menaker di Purbalingga
Pawarta

Menaker Hanif Menyebut Perlunya Sistem Pendidikan yang Menjawab Tuntutan Zaman

BRALING.COM, PURBALINGGA – Menteri Tenaga Kerja (Menaker) RI, Muhammad Hanif Dhakiri menyatakan kaum muda Nahdatul Ulama harus selalu siap menghadapi perubahan zaman yang kian dinamis dan ketat. Baik di ranah dunia pendidikan maupun dunia kerja.

“Hidup kita berubah, industri kita juga berubah. Dengan demikian mau tidak mau kita juga harus berubah. Kaum muda NU juga harus inovatif,” kata Menaker Muhammad Hanif Dhakiri saat berbicara di Seminar Nasional Pra Muskerwil PWNU Jawa Tengah yang digelar di Pendapa Dipokusumo, Minggu 14 April 2018.

Ketika kebutuhan industri berubah maka pola pendidikan di Indonesia juga harus berubah. Dunia pendidikan harus mampu menciptakan sumber daya manusia yang sesuai dengan keinginan pasar di era digital ini. “Pendidikan harus nyambung dengan kebutuhan zaman agar tidak memperlebar kesenjangan yang sudah ada,” kata dia.

Pelatihan vokasi disebut Menaker Hanif sebagai salah satu jawaban peningkatan kualitas tenaga kerja. Agenda ini merupakan tantangan bagi masyarakat Indonesia, dan NU khususnya. NU harus bisa tuntas menyelesaikan masalah ini lewat pendidikan yang dikelola oleh LP Ma’arif.

Bila keadaan ini tidak tertangani dengan baik, maka ada peluang terjadinya transformasi distribusi pekerjaan yang rendah jumlahnya dan beresiko pindah ke pihak asing.

Asisten bidang Administrasi Sekda  Provinsi Jawa Tengah, Budi Wibowo berkata kebijakan Pemprov Jateng terkait penyiapan infrastruktur di Jateng untuk pelatihan ketrampilan bagi lulusan SMA/MA/SMK. “Pemprov sudah menyediakan 1000 titik yang tersebar di beberapa daerah,” ungkapnya.

Sementara Wakil Ketua PWNU Jateng Najahan Musyafak menjelaskan bahwa seminar pendidikan vokasi ini diselenggarakan sebagai upaya memberikan roadmap arah pengembangan pendidikan di era globalisasi yang sudah memasuki fase keempat (4.0).

Bupati Purbalingga, Tasdi mengapresiasi penyelenggaraan rangkaian kegiatan Muskerwil PWNU Jateng di Kabupaten Purbalingga. “Kami siap mendukung dan mensukseskan Muskerwil,” katanya.

Seminar dihadiri oleh 350 peserta se Jawa Tengah yang terdiri dari unsur kepala sekolah, guru, ormas kepemudaan, dan industri dimoderatori oleh Ketua LP Ma’arif NU Jateng H Agus Sofwan.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.