cacing dalam kaleng
Pawarta

Soal Cacing dalam Makanan Kaleng, Ini Kata Dinas Kesehatan Purbalingga

BRALING.COM, PURBALINGGA – Warga Purbalingga turut resah dengan adanya temuan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) mengenai beberapa merk ikan kaleng yang mengandung cacing.

Kegelisahan ini direspon Pemerintah Kabupaten Purbalingga dengan melakukan inspeksi dan uji sampling ke beberapa swalayan dan toko yang tersebar di kawasan perkotaan. Inspeksi ini dilaksanakan Senin 2 April 2018.

Inspeksi bersama itu dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Komunikasi dan Informatika serta Satpol PP.

Tim inspeksi hanya menemuka produk yang dalam edaran BPOM mengandung cacing, yakni Pronas ikan makarel dalam saus tomat dengan nomor bets MST 425 HD 1 di salah satu swalayan.

Namun, setelah dilakukan uji produk, tidak didapati cacing maupun bahan berbahaya lain. Produk itupun sudah tidak beredar lagi di toko dan swalayan di Purbalingga, karena telah ditarik dari peredaran oleh distributor maupun toko.

Koordinator tim inspeksi dari Dinas Kesehatan Purbalingga, Sugeng Santoso berkata, masyarakat tidak perlu khawatir karena distributor dan toko telah menarik semua produk yang ditengarai mengandung cacing.

Dia menambahkan, dari 6 sample tempat penjualan, hanya terdapat satu kaleng produk dan itupun telah diamankan. “Akhir-akhir ini masyarakat mengira semua produk ikan kaleng mengandung cacing. Itu salah. Hanya di jenis ikan makarel dan itu sudah tidak ada di peredaran menurut data dari inspeksi hari ini,” katanya.

Pemilik Toko CermeSuhud mengaku telah menarik semua produk yang oleh BPOM tidak boleh dipasarkan lagi. Toko Cerme telah melakukan pengecekan produk dan memeriksa gudang penyimpanan yang kemudian tidak dipasarkan lagi.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.