lpse purbalingga
Pawarta

102 Kontrak Proyek Ditandatangani, Jangan Ada Lagi Putus Kontrak

BRALING.COM, PURBALINGGA – Sebanyak 102 dokumen kontrak pekerjaan konstruksi di Kota Perwira untuk tahun anggaran 2018 resmi ditandatangani. Bupati Purbalingga meminta jangan ada lagi proyek yang putus kontrak di tahun 2018 ini.

Penandatanganan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Purbalingga bersama rekanan jasa konstruksi, Selasa 22 Mei 2018. Tahun ini, pagu anggaran di DPUPR ialah Rp 189 miliar.

Kepala DPUPR Kabupaten Purbalingga, Priyo Satmoko menjelaskan, dari 102 paket pekerjaan, sebanyak 88 paket diantaranya untuk jasa konstruksi dan 14 paket untuk jasa konsultasi. “Namun baru 84 kegiatan sudah selesai proses lelang dan sisanya masih proses penawaran,” kata Priyo memaparkan.

Priyo meminta para pemenang lelang bisa melaksanakan pekerjaannya dengan baik, yakni melaksanakan prinsip 5T. Diantaranya Tepat Sasaran, Tepat Mutu, Tepat Manfaat, Tepat Waktu dan Tepat Administrasi.

Bupati Purbalingga, Tasdi meminta jangan ada lagi kegiatan konstruksi di Purbalingga yang putus kontrak. “Tahun lalu ada 2 kegiatan yang  putus kontrak diantaranya Jembatan Pepedan – Tegalpingen  dan pengadaan prasarana air bersih di Kutabawa,” kata Bupati Tasdi.

Bupati juga meminta agar para jasa konstruksi, baik pekerja maupun konsultan bisa meningkatkan kualitas pekerjaaanya. Yaitu dengan menambah knowledge bidang konstruksi, skil teknologi, perilaku, integritas dan responsibility.

Selain itu, kinerja Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) harus dimaksimalkan dan dilaksanakan sejak dini, sebagai langkah preventif. “Purbalingga ibarat kapal jangan sampai tenggelam, Saya sebagai kapten, tidak mau kapal ini hanya bergoyang-goyang,” kata Bupati Tasdi.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.