Pawarta

Begini Penjelasan KPU tentang Pemilih Tanpa E-KTP di Pilgub Jateng

BRALING.COM, PURBALINGGA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih mentolerir jika di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 para pemilih masih menggunakan surat keterangan telah melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) atau bagi para pemilih yang belum memiliki KTP-el.

Namun, kondisi itu tak berlaku di Pemilu 2019 yang di dalamnya memuat Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres). Ini sesuai UU No 7 tahun 2017 tentang Pemilu yang menyebutkan pemilih wajib memiliki E-KTP pada Pemilu 2019.

Surat keterangan telah melakukan perekaman yang bisa dipakai dalam Pilkada serentak 2018 tidak akan berlaku di Pemilu 2019. Dengan kata lain, pemilih yang E-KTP belum tercetak pada hari H pencoblosan Pemilu 2019 tidak bisa menggunakan hak pilihnya.

Ketua KPUD Purbalingga, Sri Wahyuni mengatakan, di Purbalingga sampai dengan saat ini ada 9.815 pemilih yang telah melakukan perekaman namun belum tercetak. “Bila belum tercetak, mereka boleh menggunakan Suket (Surat Keterangan-red) untuk bisa memilih di Pilgub 2018,” kata Sri Wahyuni.

Akan tetapi, KPU Purbalingga mengingatkan agar warga Purbalingga yang belum melakukan perekaman E-KTP untuk segera melakukan perekaman jika tidak ingin kehilangan hak suara.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil (Dindukcapil) Purbalingga, untuk menyukseskan Pilgub 2018, Dindukcapil Purbalingga melakukan jemput bola untuk menggelar perekaman E-KTP kantor desa/kelurahan mulai 14 Mei – 9 Juni 2018.

Dindukcapil Purbalingga juga tetap membuka pelayanan pada hari libur dan hari minggu yang dimulai pukul 09.00 WIB-12.00 WIB. “Silakan lakukan perekaman dengan segera. Kami melakukan jemput bola ke kantor desa/kelurahan mulai dari 14 Mei sampai 9 Juni,” tutur Imam.

Imam juga mengatakan, proses cetak E-KTP tidak akan berbelit-belit karena blangko telah tersedia. Proses pencetakan paling lama akan memakan waktu tiga hari dan perekaman pada saat Pilgub Jateng yaitu 27 Juni akan dilayani pada pukul 08.00 WIB-13.00 WIB.

“Segera lakukan perekaman dan tidak ada alasan lagi di Pemilu 2019 untuk menggunakan surat keterangan karena UU-nya jelas dan kami telah melakukan jemput bola ke pelosok desa dan kelurahan,” imbuh Imam.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.