Pawarta

KPK Memperpanjang Masa Penahanan Tasdi

BRALING.COM, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan Tasdi dan empat tersangka tindak pidana korupsi. Perpanjangan masa tahanan berlaku untuk 40 hari kedepan.

“Hari ini dilakukan perpanjangan penahanan selama 40 hari ke depan. Terhitung hari ini hingga 31 Juli 2018,” jelas juru bicara KPK Febri Diansyah, Jumat 22 Juni 2018 di Jakarta seperti dikutip dari radarbanyumas.co.id.

Febri menjelaskan, perpanjangan masa tahanan dilakukan karena KPK masih akan melakukan penyidikan terhadap Tasdi dan Kabag ULP Pemkab Purbalingga, Hadi Iswanto, dan pihak swasta yakni Hamdani Kosen, Librata Nababan dan Ardirawinata Nababan.

Seperti diketahui, KPK menduga adanya dugaan korupsi oleh Bupati Purbalingga terkait pengadaan barang dan jasa. Tasdi diduga menerima suap senilai total Rp 500 juta dari pemenang proyek pembangunan Purbalingga Islamic Center tahap dua tahun 2018.

Nilai proyek tersebut mencapai Rp 22 miliar. Namun, saat operasi tangkap tangan, Tasdi baru menerima Rp 100 juta. “Adanya dugaan penerimaan di dua tahun sebelumnya yang masih akan ditelusuri,” kata Febri.

Atas perbuatannya, sebagai pihak pemberi Hamdani Konsen, Librata Nababan, dan Ardirawinata Nababan disangka melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atas Pasal 13 UU No.31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No.20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke -1KUHpidana

Sedangkan sebagai pihak penerima Tasdi dan Hadi Iswanto disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atas Pasal 11 UU No.31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No.20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke -1KUHpidana.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.