Pawarta

Mudik ke Purbalingga, Jalur Bayeman Perlu Diwaspadai

BRALING.COM, PURBALINGGA – Jika hendak mudik menuju maupun melewati Purbalingga, terutama lewat jalur Pantura, maka pengendara diminta untuk mewaspadai Jalur Dusun Bayeman, Desa Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja.

Kabag Ops Polres Purbalingga, Kompol Herman Setiono mengatakan bahwa jalur berkelok dan menurun tajam menjadi salah satu spot yang paling diwaspadai di musim mudik dan arus balik.

Menurut Kompol Herman, jalur berkelok ini sering memakan korban jiwa tiap kali musim mudik dan arus balik. Banyak terjadi kecelakaan di sana karena pengereman dan pengurangan kecepatan yang terlambat.

Sehingga ketika kendaraan khususnya kendaraan berat sampai di atas lapangan Tlahab Lor, supir tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya lagi.

“Peristiwa (kecelakaan) Rosalia Indah di Bayeman tahun lalu yang menelan empat korban jiwa itu diketahui karena supir telat melakukan pengurangan kecepatan. Oleh karena itu kami akan mendirikan Pos pengamanan di Cingkrik,” kata Kompol Herman.

Pendirian Pos pengamanan di Cingkrik untuk memberikan warning kepada supir untuk mengurangi kecepatan kendaraan lebih dini. Kompol Herman menambahkan, operasi ketupat tahun ini akan menitik beratkan langkah preventif dan persuasif.

“Kami tidak ingin peristiwa kecelakaan bak terbuka yang memakan korban jiwa di Serang tahun lalu terulang kembali. Jika kami menemukan kendaraan bak terbuka masih digunakan untuk mengangkut orang, akan kami turunkan penumpangnya dan tidak kami tilang,” tambahnya.

Polres Purbalingga juga telah menginstruksikan anggotanya untuk tetap siaga satu ancaman kejahatan konvensional dan terorisme selama proses pengamanan mudik lebaran tahun ini.

Polres Purbalingga akan mengadakan gelar pasukan 6 juni besok sebagai tanda kesiapan personel Polri Polres Purbalingga dalam mengamankan mudik 2018. Selama 18 hari ke depan tidak akan diperbolehkan personel Polri di jajaran Polres Purbalingga untuk ijin meninggalkan tugas.

Dinas Perhubungan (Dinhub) Purbalingga telah melakukan pengecekan serta perbaikan lampu penerangan jalan yang berjumlah lebih dari 6 ribu buah. Lampu jalan yang rusak akan diperbaiki dengan segera.

Dinhub Purbalingga juga telah mempersiapkan alur rekayasa lalu lintas khususnya di dalam kota agar tidak terjadi penumpukan di salah satu ruas jalan. Dinhub mempersiapkan skema alur Sirongge-Jalan RSUD-Pasar Mandiri-Jalan Pujowiyoto-Jalan Soekarno Hatta-Terminal Purbalingga untuk mengurai kemacetan di dalam kota.

Dinhub juga mempersiapkan beberapa jalur Kabupaten yang akan digunakan sebagai jalur alternatif bagi pemudik. “Kita sudah persiapkan beberapa jalan Kabupaten yang akan digunakan untuk mengurai kemacetan di pelosok-pelosok,” tutur Imam.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.