Pawarta

Tips Menjadi Salesman di Zaman Now

BRALING..COM, JAKARTA – Di era yang serba terkoneksi dan instan ini, seorang salesman cukup hanya punya keterampilan menjual. Bahkan, sudah tidak zamannya lagi, salesman menghalalkan segala cara asal barang dagangannya laku.

Memiliki keterampilan menjual dan menguasai sebuah pengetahuan produk itu hal yang penting, akan tetapi salesman zaman now harus memahami bahwa calon konsumen juga memilki banyak alternatif yang bisa ia pilih dan akhirnya beli.

Karena itulah, sejumlah pakar marketing menyebutkan, salesman harus mampu berperan sekaligus sebagai konsultan bagi konsumennya. Salesman harus bisa menguasai teknik consulting of solution.

Artinya, salesman memiliki kemampuan untuk “masuk” ke dalam kepala pelanggan, melihat sesuatu dari perspektif mereka, dan menyesuaikan teknik penjualan dengan gaya pelanggan.

Dikutip dari Marketeer.com, seorang penjual juga harus mampu memberikan solusi kepada konsumen sejak tahap pengenalan kebutuhan, pemecahan masalah, hingga penerapan.

Tahap pertama, recognition of concerns.

Proses pembelian pasti dimulai dari tahap pengenalan oleh pelanggan bahwa ada sesuatu yang kurang, tidak terpenuhi, atau hilang. Kebutuhan muncul ketika pelanggan tak merasa puas lagi dengan  situasi dan keadaan sekarang. Seorang sales consultant harus membantu pelanggan mengenali masalah yang sebenarnya.

Tahap kedua, evaluation of options.

Setelah pelanggan memastikan bahwa mereka mempunyai kebutuhan yang memerlukan tindakan, mereka akan mengambil beberapa alternatif tindakan. Seorang sales consultant berperan untuk menunjukkan alternatif yang terbaik atau alternatif lain yang lebih baik yang belum terpikirkan oleh pelanggan.

Jika memungkinkan, sales ini melakukan kustomisasi pada produk atau jasa yang ditawarkan agar lebih sesuai dengan kriteria pelanggan.

Tahap ketiga, resolution of concerns.

Pada tahap ini, pelanggan telah memahami permasalahan dan kebutuhannya. Bahkan, mereka juga sudah memutuskan untuk melakukan pembelian produk apa dan di mana membelinya.

Masalahnya adalah bagaimana menindaklanjuti transaksi yang sudah disepakati. Seorang sales consultant berperan membantu pelanggan menyelesaikan permasalahan dalam melakukan pembelian.

Tahap keempat, purchase.

Saatnya, proses akuisisi pelanggan membeli produk. Seorang sales harus mampu menciptakan proses pembelian yang sederhana dan tak menyulitkan pelanggan.

Seluruh administrasi harus dipenuhi dengan gampang, termasuk masalah pengiriman barang. Jika memungkinkan, sales menawarkan metode pembayaran yang paling sesuai dengan kemampuan keuangan pelanggan.

Tahap kelima, implementation.

Ini tahapan di mana pelanggan memanfaatkan produk yang mereka beli untuk menyelesaikan permasalahan yang mereka hadapi. Di sini, seorang sales harus mampu mengarahkan dan membantu pelanggan dalam mengoperasikan produk. Penjual bisa memberikan buku manual, training singkat, dan bantuan teknis.

Jika seorang salesman memiliki kemampuan konsultasi seperti tadi, jangan kaget pelanggan akan menaruh respek dan pada brand dan salesman itu sendiri. Hal ini berpotensi untuk viral dan advokasi alias pelanggan itu merekomendasikan produk atau brand kepada pelanggan lain.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.