Pawarta

Benarkah Tasdi Bisa Bebas Dari Jerat KPK?

BRALING.COM, PURBALINGGA – Terduga kasus korupsi Purbalingga Islamic Center sekaligus Bupati Purbalingga non aktif, Tasdi diyakini akan bebas dari tuntutan hukum yang diajukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sumber Braling.com yang merupakan orang dekat Tasdi mengungkapkan bahwa optimisme itu ada dasarnya. Salah satunya penyataan terduga pelaku korupsi lainnya yang juga Kepala LPSE Purbalingga, Hadi Iswanto.

Hadi Iswanto sudah mengakui bahwa ia meminta uang Rp 100 juta ke pemborong saat menjelang hari raya adalah inisiatifnya, bukan perintah Tasdi. “Tasdi ternyata tak pernah memerintahkan HI, bahkan dalam rekaman telpon Tasdi melarang HI minta uang ke para pemborong,” kata sumber Braling.com itu.

Alasan selanjutnya, pembangunan PIC tahap dua baru selesai lelang, belum pernah ada pencairan uang sama sekali, karena itu maka tak pernah ada kerugian negara yang ditimbulkan oleh dan karena dugaan upaya suap.

Walau begitu, pihak Tasdi tetap akan menghormati proses hukum yang dijalankan KPK. Proses hukum ke pengadilan tetap akan dijakankan mengingat hukum acara tipikor KPK tidak bisa mengeluarkan SP3.

“Dengan kondisi tersebut, maka Tasdi tetap akan dituntut di pengadilan tanpa konstruksi hukum dan bukti yang kuat. Kemungkinan besar Tasdi berpeluang bebas dari segala tuntutan,” kata sumber itu lagi.

BANGKIT WISMO

6 thoughts on “Benarkah Tasdi Bisa Bebas Dari Jerat KPK?”

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.