Pawarta

Kisah di Balik Anak Penjual Bubur yang Lolos Tes Taruna Akmil

BRALING.COM, PURBALINGGA – Pemuda dari Desa Selabaya, Kecamatan Kalimanah bernama Imron Ichwani menjadi viral di kalangan netizen berkat kisahnya lolos menjadi Calon Prajurit Taruna (Capratar) Akademi Militer (Akmil) Tahun 2018.

Kisah Imron menjadi viral karena latar belakang keluarga Imron yang sederhana. Ayah Imron, Sugeng Suroso merupakan tukang bubur ayam keliling. Dengan pendapatan hanya Rp 50 ribu perhari, Sugeng Suroso menghidupi enam bersaudara.

Imron Ichwani yang merupakan anak ketiga ini sebenarnya bercita-cita masuk Sekolah Tinggi Akutansi Negara (STAN). Imron sudah biasa mengikuti lomba matematika sejak pendidikan dasar.

Imron yang juga aktif di organisasi pernah mengikuti Lomba Olimpiade Tingkat Provinsi dan juga aktif di paskibraka. Karena potensinya di paskibraka, Guru Pembina Paskibraka di SMAN 1 Purwokerto mendorong Imron dan 16 temannya mendaftar Akmil.

Imron mengaku tidak malu dengan profesi ayahnya. Bagi Imron, profesi ayahnya menjadi motivasi baginya untuk bisa menjadi kebanggaan bagi keluarganya.

Sugeng Suroso mengaku bangga dan bahagia karena Imron menjadi Caprata Akmil. “Imron memang anak yang rajin, taat pada orang tua dan tekun beribadah. Pokoknya anak saya itu gak neko-neko,” kata Sugeng.

Sementara itu, Komandan Kodim 0702 Purbalingga Letkol Inf Andy Bagus mengatakan prestasi Imron membuktikan menjadi seorang taruna Akmil bukan hanya untuk anak yang tinggal di kota besar dan bukan hanya untuk keluarga mampu.

“Anak dari desa dan dari keluarga yang kurang mampu tetapi ia memenuhi syarat ternyata dapat masuk menjadi Taruna Akmil. Dan yang perlu digarisbawahi, masuk TNI tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis,” jelas Letkol Inf Andy Bagus kepada wartawan.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.