Pawarta

OPD di Kabupaten Purbalingga Wajib Pakai Website Resmi

BRALING.COM, PURBALINGGA – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Purbalingga wajib menggunakan website resmi. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menkominfo Nomor 5/2015 tentang Registrasi Nama Domain Instansi Penyelenggara Negara.

“Sesuai dengan pasal 4 (1) instansi wajib mendaftarkan dan menggunakan domain sebagai alamat elektronik resmi instansi,” kata Kepala Bidang Informatika pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo), Sigit Dwi Pramono, Senin 20 Agustus 2018.

Website resmi yang dimiliki oleh OPD di Kabupaten Purbalingga menurutnya untuk mengantisipasi gangguan yang terjadi pada website OPD. Selain itu juga untuk menjaga keamanan informasi dan data yang dimiliki OPD yang telah dipublikasikan dalam website OPD.

“Di dunia digital seperti sekarang ini kan banyak sekali hacker, pemerintah daerah kan banyak sekali informasi-informasi atau data-data yang ada yang juga rahasia, biar tidak terganggu maka harus kita antisipasi,” ujar Sigit.

Dengan penggunaan website resmi yang disediakan Pemkab Purbalingga melalui Bidang Informatika pada Dinkominfo Purbalingga, website OPD aman untuk digunakan. Apabila OPD menggunakan website gratisan, maka akan berakibat kebocoran data atau mudah dibobol oleh peretas.

“Banyak OPD yang belum tahu tentang keamanan website dan lebih memilih menggunakan website sendiri yang gratisan. Biasanya yang gratisan dan bukan website resmi akan muncul iklan-iklan atau muatan yang tidak diinginkan,” kata Sigit.

Untuk meminimalisir masuknya hal-hal yang tidak diinginkan pada website OPD, Dinkominfo Purbalingga mengadakan Sosialisasi Keamanan Informasi bagi Website Pemerintah Kabupaten Purbalingga dengan pemateri Mustofa selaku General Manager dan Instruktur Training Inixindo Yogyakarta.

Selama ini Bidang Informatika selalu mengadakan pembinaan bagi admin website OPD yang bekerjasama dengan Dosen dan pemateri di bidang TI. Bahkan, Sigit menegaskan hanya beberapa OPD saja yang aktif mengelola websitenya.

Hanya sebagian kecil admin OPD yang memahami pengelolaan website karena kebanyakan admin merangkap jabatan lain. Selanjutnya, tidak ada admin khusus yang disediakan OPD untuk mengelola website.

“Kalau tidak ada yang lain dari OPD, kebanyakan mengandalkan yang memiliki basic komputer itupun hanya sebatas operator saja bukan dari sarjana TI,” kata Sigit.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.