Air bersih purbalingga
Pawarta PMI

PMI Purbalingga Distribusikan 16.000 liter Air

BRALING.COM, PURBALINGGA – Palang Merah Indonesia (PMI) Purbalingga terjun dalam penanganan masalah kekeringan di desa rawan kekeringan. Sejumlah wilayah di Kabupaten Purbalingga mengalami kekeringan di musim kemarau tahun ini.

“Pekan kemarin, kami mengirimkan empat tangki air bersih dengan kapasitas total 16.000 liter ke wilayah RT 20/10 dan RT 21/11 di Desa Candinata
, Kecamatan Kutasari,” kata Sekretaris PMI Purbalingga, M Ichwan.

Bantuan air bersih bagi warga yang membutuhkan ini, kata M Ichwan merupakan, komitmen PMI untuk membantu pemerintah dalam menyediakan kebutuhan air bersih, baik dari permintaan warga maupun koordinasi dengan pemerintah kabupaten.

Distribusi air bersih ini juga sejalan dengan upaya PMI Jateng untuk turut mengatasi masalah kekeringan di Jawa Tengah. Hingga awal Agustus 2018 ini, PMI Jateng telah mendistribusikan lebih dari 1 juta Liter air bersih.

Distribusi PMI Jawa Tengah itu ada di 10 kabupaten. Yakni Kabupaten Wonogiri, Klaten, Kabupaten Tegal, Pati, Grobogan, Boyolali, Sragen, Purbalingga, Purworejo dan Kabupaten Pekalongan.

kemarau purbalingga
Distribusi air bersih dari PMI Purbalingga di Desa Candinata, Kecamatan Kutasari

“Laporan Posko PMI Jateng telah mencatat sebanyak 1.075.000 liter air telah terdistribusi di 10 kabupaten, yang menjangkau lebih dari 52.037 jiwa,” kata Ketua PMI Jawa Tengah H Imam Triyanto di Markas PMI Jateng, Semarang.

“Setiap tangki air dapat melayani dua sampai tiga RT. Setiap warga rata-rata bisa memperoleh air sebanyak empat ember dan dua jeriken berkapasitas sekitar 40 liter,” jelas Imam, lagi.

Dijelaskan, PMI di kabupaten-kota telah melakukan kerjasama dengan berbagai instansi seperti BPBD, PDAM dan pihak swasta untuk distribusi air ke pemukiman warga.

Yatno, Warga Desa Balerante, Kabupaten Klaten mengaku bak penampungan air bersih didesanya telah kering karena sudah lagi ada turun air hujan yang menjadi sumber air. “Terima kasih kami telah didroping air bersih, sehingga bak air kami bisa terisi untuk disalurkan di rumah warga,” kata Yatno.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.