Pawarta

Oh… Demi Ini Tasdi Minta Duit Suap Purbalingga Islamic Center

BRALING.COM, PURBALINGGA – Bupati Purbalingga Nonaktif, Tasdi mulai buka suara atas kasus korupsi Purbalingga Islamic Center yang menjerat dirinya dan Kepala ULP Pemkab Purbalingga, Hadi Iswanto.

Ketika hadir sebagai saksi persidangan Hadi Iswanto dan pihak swasta yaitu Hamdani Kosen, Librata Nababan, dan Adirawinata Nababan, Tasdi mengaku uang suap yang dia terima digunakan untuk kegiatan PDI Perjuangan Purbalingga.

Seperti diketahui, Tasdi merupakan Ketua DPC PDIP Purbalingga. Namun karena terkena OTT KPK, tasdi dipecat dari partai. Tasdi diduga menerima suap lelang Purbalingga Islamic Center sebesar Rp 500 juta.

Dalam kesaksiannya, Senin 17 September 2018, Tasdi mengaku menyampaikan kepada Hadi butuh uang Rp 500 juta. Hadi kemudian melanjutkan pesan itu ke Librata. “Saya sampaikan butuh Rp 500 juta untuk kepentingan partai,” kata Tasdi di pengadilan Tipikor Semarang.

Sebagai kader partai, Tasdi mengaku punya komitmen. Dan untuk memenangkan Pilkada, ia membutuhkan uang tersebut karena jika sampai kalah maka tidak akan mendapatkan rekomendasi untuk maju sebagai bupati di periode kedua.

“Saya bertanggungjawab memenangkan partai. Kalau tidak memenangkan partai, nanti tidak direkomendasi lagi,” kata Tasdi seperti dikutip dari detik.com.

Dari kebutuhan Tasdi Rp 500 juta, ia mengaku baru menerima Rp 315 juta dan uang dalam dolar yaitu 20 ribu USD. Hadi sudah menjalani masa persidangan, sementara Tasdi belum menjalani sidang sebagai terdakwa.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.