wisata purbalingga
Plesir

Pemkab Purbalingga Mau Bikin Destinasi Wisata di Pakejen, Begini Skemanya

BRALING.COM, PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten Purbalingga punya rencana untuk merancang destinasi wisata alam baru di Dukuh Pakejen, Desa Karangjengkol, Kecamatan Kutasari.

Lahan seluas 27,922 hektar milik Pemkab Purbalingga tersebut belum dikelola optimal. Sejauh ini, warga memanfaatkan sebagian lahan itu untuk daya tarik wisata berbasis masyarakat berupa Kampung Kitiran.

Sekretaris Daerah (Sekda) Purbalingga Wahyu Kontardi menilai, pemanfaatan lahan di Pakejen untuk pariwisata adalah tepat. Namun, kemungkinannya pengelolaan destinasi wisata baru itu akan melibatkan pihak ketiga. Alasannya, soal biaya operasional yang tinggi.

Wahyu Kontardi mengungkapkan rencana itu saat rapat pembahasan rencana pembangunan kebun raya di Pakejen di ruang kerja Sekda Purbalingga, Selasa 18 September 2018.

Dijelaskan, Pakejen terdiri dari dua bidang tanah masing-masing dengan luas 95,790 meter persegi  dan satu bidang lagi seluas 183.430 meter persegi.

Awalnya, lahan di Pakejen akan digunakan untuk membuat kebun raya. Seperti halnya Kebun Baya Baturraden. Namun, dengan pertimbangan kedekatan dengan kebun raya Baturraden, serta pembiayaan yang besar dalam membangun kebun raya, maka dimunculkan alternatif membangun destinasi wisata baru yang variannya berbeda dengan kebun raya.

“Beberapa alternatif yang muncul yakni menjalin kerjasama dengan pihak ketiga untuk dibangun seperti Taman Safari di Prigen Jatim atau Taman Safari Cisarua Bogor,” kata Wahyu Kontardi.

“Untuk menyiapkan pemanfaatan lahan Pakejen sebagai destinasi wisata baru, maka Pemkab akan membenahi jalur wisata, dari arah wilayah Kecamatan Kutasari, dari wilayah Kecamatan Padamara dan dari wilayah Serang Karangreja,” kata Wahyu.

“Jika tiga jalur ini dioptimalkan, maka destinasi wisata itu dan destinasi wisata yang sudah ada di Purbalingga seperti Agro Wisata Serang, Golaga, Owabong dan daya Tarik wisata lainnya akan terkoneksi lebih dekat,” Wahyu melanjutkan.

Pemkab optimis Pakejen akan menarik. “Hal ini seiring dengan akan terbukanya akses bandara Jenderal Soedirman dan akses jalan tol  Trans Jawa yang exit tolnya di wilayah Pemalang,” kata Wahyu.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Daerah (Bappelitbangda) Purbalingga, Yani Sutrisno menjelaskan, Pemkab akan akan meningkatkan akses jalan dari wilayah Kutasari ke Pakejen pada tahun 2019 depan.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.