event caping park baturraden
Pawarta

Ayo Nonton Konser Kolaborasi Keren Jazz dan Calung Banyumasan!

BRALING.COM, PURBALINGGA – Ruang Direktori Acara Seni Budaya “Spektakel” bekerjasama dengan komunitas “Heartcorner”, menggelar konser kolaborasi antara band jazz Prancis, Ozma dan grup Calung Kencana Laras asal Baturraden.

Kolaborasi keren ini bakal digelar destinasi wisata hits Baturraden yakni di Caping Park, Baturraden, Banyumas, Rabu 21 November 2018, pukul 19.30 WIB. Paduan jazz dan calung ini akan menyejukkan malam di kawasan lereng Gunung Slamet.

“Proyek residensi ini adalah bagian dari misi Spektakel untuk menjadikan Banyumas sebagai destinasi dari program-program seni budaya kelas duniauntuk berkolaborasi dengan pelaku seni tradisi dan kontemporer Banyumas dan mengadakan pertunjukan di sini”, jelas pendiri dan CEO Spektakel, Dimas Jayasrana.

Dimas menjelaskan, residensi ini tidak memaksakan diri untuk menghasilkan karya yang luar biasa. Namun lebih menitikberatkan pada proses kreatif kolaborasi kedua budaya yang berbeda.

Kolaborasi ini ibarat menyuguhkan menu tradisional kraca dengan escargot khas Perancis, serta mencampurkan wine dengan ciu, konser ini menyuguhkan irama rancak Calung Banyumas akan bersua nada-nada jazzy modern berbungkus elektronik.

Program ini, jelas Dimas dalam keterangan persnya, mendapat dukungan dari Institut Prancis di Indonesia – Kedutaan Besar Prancis dan Tsong Dao Production selaku agensi Ozma.

Sebagai informasi, nama Band Ozma diambil dari proyek Search for Extraterrestrial Intelligence (SETI) NASA – berupa parabola besar yang ditanam di Gurun Nevada untuk mendeteksi sinyal-sinyal dari makhluk luar angkasa bercengkerama dengan Kencana Laras yang ahli dalam menjelaskan fenomena alam gaib.

“Ini kali pertama Ozma berkolaborasi dengan musisi tradisi, jadi baik Ozma maupun Kencana Laras siap dengan segala bentuk yang dihasilkan dari kolabirasi ini. Itulah poin penting dari sebuah residensi, bukan hasil akhir tetapi proses dialog”, imbuhnya.

event caping park baturradenOzma yang terbentuk tahun 2011 menawarkan suguhan musik jazz yang berpadu elektro dan rock. Garapan-garapan musikal mereka senantiasa bertransformasi mengikuti pengalaman-pengalaman artistik yang mereka dapat.

Mereka kerap melibatkan seniman-seniman visual dalam berbagai kolaborasi. Karya mereka dapat dinikmati dalam rupa konser-sinema dan konser-foto.  Ozma telah melanglang buana selama 17 tahun eksistensi mereka dalam lebih dari 250 konser di 4 benua.

Album ke-6 Ozma, Welcome Home, merupakan refleksi dari musik jazz saat ini yang bebas dan diumpani segala jenis gaya musikal. Sebuah resume musikal yang penuh kelindan yang secara apik mereka suguhkan.

Koordinator komunitas kolektif kreatif Purwokerto “Heartcorner”, Kemal Fuad Ramadhan menuturkan, proyek ini merupakan batu lompatan untuk mengelola acara lebih besar dan profesional.

“Purwokerto sering dihampiri acara-acara besar, terutama musik, tetapi jarang ada yang meninggalkan sesuatu di sini. Kami tertarik untuk terlibat proyek ini karena kami yakin proyek ini akan memberikan pengalaman lebih bagi musisi di Banyumas, utamanya musisi tradisi,” jelas Kemal.

General Manager Caping Park, Prayitno menyatakan bila program ini memberikan nilai tambah bagi Caping Park sebagai wahana eduwisata bagi keluarga. Walau baru dibuka beberapa bulan lalu, Caping Park sudah menjadi destinasi wisata utama di Banyumas. “Tentu saja Caping Park senang sekali menjadi bagian dari proyek ini,” kata Prayitno.

“Selain mengenalkan tempat kami sebagai wahana eduwisata, konser ini juga menambah nilai lebih pada wahana kami yang kedepannya akan menjadi salah satu cultural hotspot di Banyumas yang tidak mungkin dalam skala nasional”, jelasnya.

Konser ini menjanjikan pertunjukan dan pemandangan indah kota Purwokerto dari lereng gunung yang mengesankan. Sehingga, sangat disayangkan bila dilewatkan. Harga tiket masuk event ini ialah Rp 25 ribu untuk presale dan Rp 30 ribu untuk pembelian on the spot.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.