Pawarta Pilihan

Calon Kades Mundur Ada Sanksinya, Pilkades Dua Desa Rawan Ditangguhkan

BRALING.COM, PURBALINGGA – Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Purbalingga, Agus Winarno mengungkapkan bahwa pelaksanaan Pilkades di dua desa rawan untuk ditangguhkan dan calon kades yang mengundurkan diri akan didenda Rp 25 juta.

“Yang berpotensi calon tunggal Desa Gandasuli dan Bajong. Jika sampai perpanjangan 20 hari masa pendaftaran tetap calon tunggal, ya apa boleh buat ditangguhkan,” jelas Agus Winarno, Senin 26 November 2018.

Agus juga mengingatkan bahwa calon kades yang sudah ditetapkan pada 9 Desember 2018 tidak boleh mengundurkan diri. Jika mengundurkan diri, maka ada sanksi Rp 25 juta yang harus ditanggung calon kades yang mundur.

Peraturan tersebut, jelas Agus, dibuat bukan untuk menakut-nakuti. Akan tetapi lebih menjauhkan risiko terganggunya panitia Pilkades mulai dari proses pencetakan kertas suara hingga panitia pelaksana di desa.

“Peraturan itu dibuat guna mengantisipasi terganggunya kinerja pamitia akibat mundurnya calon Kades. Makanya jangan sampai ada yang mundur kalau tidak ada yang mau didenda sampai Rp 25 juta,” kata Agus.

Sebagai informasi, Pilkades Serentak di Purbalingga tidak mengakomodasi calon tunggal. Aturannya, Pilkades harus diikuti minimal dua calon kades dan maksimal lima calon kades.

Jika pada saatnya penetapan hanya terdapat satu calon, maka Pilkades akan ditangguhkan dan Bupati akan menunjuk penjabat kepala Desa sampai masa Pilkades serentak dilaksanakan lagi dua tahun mendatang.

Sedangkan jika ada lebih dari lima calon, jelas Agus, maka panlak akan melakukan tes guna menggugurkan calon hingga hanya tersisa lima calon. Begitulah aturan di Pilkades Serentak di Purblaingga.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.