Pawarta Pilihan

Ini Prediksi Musim Hujan di Wilayah Purbalingga

BRALING.COM, PURBALINGGA – Berdasarkan Buletin Prakiraan Musim Hujan 2018/2019 Provinsi Jawa Tengah yang dirilis Stasiun Klimatologi Semarang, Kabupaten Purbalingga sudah memasuki musim penghujan sejak Oktober 2018.

Disebutkan bahwa diprakirakan pada Oktober Dasarian II di Purbalingga bagian utara akan memasuki musim hujan, sedangkan bagian selatan baru pada November Dasarian I ini.

Sementara puncak musim hujan sebagian kecil wilayah diprediksi bakal terjadi pada bulan Desember 2018. Untuk puncak musim hujan di sebagian besar wilayah terjadi pada bulan Januari-Februari 2019.

Karena itulah, Plt Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko bencana alam pada musim hujan. Seperti bencana banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung atau angin kencang.

“Caranya dengan menggerakkan masyarakat untuk sadar bencana yang bisa saja terjadi di musim hujan,” begitu himbauan Plt Bupati Purbalingga dalam Surat Bupati Purbalingga Tanggal 7 November 2018 Nomor 362/2030 Perihal Antisipasi Dampak Musim Hujan Tahun 2018-2019.

Masyarakat diminta untuk melakukan tindakan berupa tidak membuang sampah di sungai dan melakukan pembersihan saluran air. Kemudian, melakukan pemangkasan pohon dan penguatan papan reklame. “Segera menutup retakan tanah untuk mencegah masuknya air hujan ke dalam tanah,” pesannya.

Para camat di Kota Braling juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan mendirikan posko 247 yang disiagakan 24 jam penuh selama tujuh hari. Camat juga harus berkoordinasi dengan OPD terkait dalam penanganan darurat.

Antisipasi yang dilakukan Pemkab Purbalingga juga berdasarkan Surat Gubernur Jawa Tengah Tanggal 6 November 2018 Nomor 360/0019389 perihal Antisipasi Dampak Musim Hujan Tahun 2018-2019 di Provinsi Jawa Tengah.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.