BRALING.COM, PURBALINGGA – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Purbalingga melakukan kolaborasi dengan sejumlah komunitas sosial di Kabupaten Purbalingga dalam penyaluran bantuan perbaikan rumah tidak layak huni.

Kerjasama dengan berbagai komunitas sosial di Kota Braling ini tidak hanya dalam konteks pengumpulan dana sosial, akan tetapi juga dalam hal teknis pelaksanaan perbaikan rumah penerima bantuan program Remahtilani dari Baznas Purbalingga.

Komunitas sosial tersebut di antaranya yakni Komunitas Semut, Komunitas Relawan Peduli Purbalingga, LSM GMBI, Banser, Kokam, PMI hingga aparat Polri dan TNI. Kerjasama ini memudahkan pelaksanan program Remahtilani.

Misalnya, Baznas dan Komunitas Semut Purbalingga bergotong royong dalam membantu rehab rumah Madikhwan, 80 tahun yang tinggal di Desa Kembangan, Kecamatan Bukateja, belum lama ini.

“Dikarenakan kita kekurangan dalam pendanaan, kita berkoordinasi dnegan Baznas dan beberapa komunitas di Purbalingga,” kata Rendra Agustiawan, Ketua Semut Purbalingga menjelaskan.

Terbaru, di Desa Karangreja, Kecamatan Kutasari, Baznas menyalurkan bantuan Rp 10 juta untuk keluarga Dakir. Pelaksanaan program di Karangreja ini dibantu dibantu oleh personil dari Koramil dan Polsek Kutasari, GMBI Kutasari, Banser dan Kokam.

Kemudian, aksi gotong royong juga dilaksanakan di Desa Pekalongan, Kecamatan Bojongsari. Baznas gotong royong dengan komunitas sosial dari Purwokerto dan Banjarnegara untuk memugar rumah miliki keluarga Sutikno.

“Baznas hanya sebagai jembatan dari yang kaya ke yang miskin. Semoga semangat gotong royong untuk membantu sesama ini bermanfaat bagi penerima manfaat dan juga semua pihak yang terlibat dalam kebaikan ini,” kata Ketua Baznas Chumaidi.