wisata purbalingga
Pawarta Plesir

Kolaborasi Penting Demi Percepatan Industri Wisata Purbalingga

BRALING.COM, PURBALINGGA – Dunia pariwisata Purbalingga membutuhkan kolaborasi dari berbagai lini, agar bisa mampu berakselerasi. Apalagi, di tahun 2019 mendatang, Purbalingga memasang target 3 juta pengunjung.

Humas Perumda Owabong, Bambang Adi mengatakan, sinergitas ini tidak hanya melibatkan pemerintah, BUMD dan pengelola obyek wisata saja. Melainkan juga melibatkan media massa dan juga netizen.

Bambang mengatakan hal itu saat agenda Safari Jurnalistik dan Family Trip yang digelar Dinporapar Purbalingga, 28-29 Desember 2018. Agenda trip tersebut mengunjungi D’Las Serang, Serang Garden dan juga Golaga Purbalingga.

Bambang juga mengingatkan kembali akan pentingnya konsep bagi destinasi wisata. Jangan hanya mengandalkan semangat saja. “Jika setiap destinasi punya konsep yang kuat, sinergitas menjadi mudah dilakukan,” kata dia.

Bambang yang juga Manager Golaga menyontohkan, konsep tradisional dan alam akan menjadi kekuatan dari pengembangan Golaga. Dengan konsep yang kuat, sambung Bambang, tidak heran kunjungan Golaga melejit hanya dalam waktu enam bulan.

“Di tahun 2019, Golaga akan disentuh sektor marketing, selain juga disentuh kawasan atas dan dalam goa. Karena Owabong yang sudah menjadi status perumda, sudah full tangani Golaga,” ungkap Bambang.

“Ketika setiap destinasi di Purbalingga sudah memiliki konsep yang berbeda-beda. Jadi penting untuk kolaborasi. Sinergitas ini bisa minimal bisa berupa paket wisata,” Bambang menambahkan.

taman bunga purbalinggaKasi Pengembangan dan SDM Pariwisata, Wasis Abadi juga menegaskan pentingnya kolaborasi di industri pariwisata. “Dinporapar tidak akan mampu mengembangkan potensi pariwisata sendirian, butuh peran banyak pihak,” kata Wasis.

Kolaborasi oleh berbagai pelaku wisata bisa dilakukan dengan memainkan peran sesuai porsinya masing-masing. “Netizen yang posting keindahan alam Purbalingga, juga sudah turut membantu pertumbuhan wisata,” kata Wasis.

Wasis menambahkan, kawasan Gokuse atau Golaga – Kutabawa – Serang, merupakan salah satu andalan wisata di Purbalingga. “Kami mengajak peserta untuk explore ke Gokuse, karena di sini memang banyak potensi wisata,” imbuhnya.

Sementara itu, anggota Generasi Pesona Indonesia, Eri Udya yang mengikuti Safari Jurnalistik & Family Trip tersebut mengatakan kawasan Gokuse memang menarik. Terutama konsep wisata malam di Golaga.

“Explore Goa Lawa di malam hari yang dingin, jadi pengalaman yang luar biasa. Cahaya lampu dalam goa yang warna-warni membuat explore lebih instagramable. Buat anak muda, jelas ini pengalaman wisata yang asyik,” kata Eri.

GenPI Purbalingga siap untuk membantu promosi digital berbagai potensi wisata di Purbalingga. “Sebenarnya, selama ini, kami sudah melakukan promosi digital namun masih secara pribadi. Dengan adanya GenPI, kolaborasi diharapkan lebih mudah dilakukan,” imbuh dia.

BANGKIT WISMO

Tebarkan braling
  • 14
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    14
    Shares

One thought on “Kolaborasi Penting Demi Percepatan Industri Wisata Purbalingga”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *