Wisata Dolan Purbalingga
Events Pawarta

Musik Purbalingga Harusnya Lebih Berwarna & Asyik!

BRALING.COM, PURBALINGGA – Di antara hingar bingar rangkaian acara perayaan Hari Jadi Kabupaten Purbalingga ke 188 Tahun, kaum muda Purbalingga berupaya mengairahkan dunia musik di Kota Perwira lewat “Kembali ke Orbit Asal”.

Sejumlah musisi asal Purbalingga yang selama ini banyak berkiprah pada jalur indie di luar kota diajak untuk merangsang gempita dunia musik di Purbalingga melalui event kreatif yang digelar di Mlipir Kopi, Jumat 21 Desember 2018.

“Purbalingga itu punya banyak potensi yang oke banget. Tapi Purbalingga seperti planet asing yang tidak dikenal. Lewat pementasan musik ini, kami mengajak para musisi untuk kembali ke ‘ibunya’,” kata Ketua Panitia, Yudhistira Gilang.

Event kreatif ini berupaya menggunakan perumpamaan kata ibu dan orbit asal untuk menggambarkan Purbalingga sebagai kota asal para musisi. Event “Kembali ke Orbit Asal” juga digelar dengan memanfaatkan momen Hari Ibu 2018.

Penampil dalam event tersebut yakni IONA, Bunda KLC & Andy Slide, Nada Sumbang dan Teriak Sunyi. Tiap-tiap talent menampilkan sejumlah lagu yang merupakan karya mereka, sehingga tidak hanya covering.

Karya dan gaya bermusik yang ditampilkan dalam event itu, harap Gilang, mampu merangsang tumbuhnya zona kreatif dan ruang-ruang apreasiasi di Kota Braling. Khususnya di lini musik.

“Acara ini diharapkan tidak hanya jadi ruang untuk berekspresi, namun untuk mendorong pelaku musik untuk terus berkarya dan berkomunikasi dengan penikmat musik di Purbalingga,” imbuh Gilang.

Event tersebut juga dikemas sebagai bagian dari road to Festival Kopi Purbalingga yang mengusung tema, “Mengembalikan Kejayaan Kopi Purbalingga” pada tanggal 28-29 Desember 2018 mendatang.

“Kita saling dukung satu sama lain. Ketika bisa disinergikan, alangkah baiknya event di Purbalingga untuk disinergikan,” kata Gilang yang berambut panjang di sela-sela acara yang dipadati anak muda di Purbalingga.

Pegiat Komunitas Ruang Kopi, Ashari Kimiawan menyebutkan bahwa Purbalingga punya potensi kopi tapi belum tereksplor. “Harapannya dengan adanya Festival Kopi Purbalingga, orang semakin kenal kopi lokal Purbalingga,” kata Ashari.

BANGKIT WISMO

Tebarkan braling
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *