Konsumsi ikan di Purbalingga
Pawarta

Purbalingga Lawan Konsumsi Ikan yang Rendah dengan Bazar

BRALING.COM, PURBALINGGA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Purbalingga berupaya meningkatkan tingkat konsumsi masyarakat Kota Perwira terhadap ikan dengan menggelar bazar olahan pangan dan ikan.

Bazar tersebut digelar Sabtu 1 Desember, di Alun-alun Purbalingga. Kegiatan ini juga diikuti oleh perwakilan dari Pemprov Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Banyumas, Banjarnegara dan Cilacap.

Kepala DKPP Purbalingga, Sediyono menjelaskan, bazar dilaksanakan untuk mengenalkan produk olahan pangan dan ikan. Selain itu, bazar tersebut juga jadi bagian dari peringatan hari pangan sedunia dan hari ikan nasional.

“Untuk mendukung peningkatan angka makan ikan yang masih rendah di Purbalingga, kami mengadakan beberapa langkah salah satunya dengan bazar ini,” kata Sediyono saat memberikan sambutan.

Promosi olahan ikan membantu peningkatan gizi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Pempek ikan, siomay, kaki naga, abon dan produk olahan ikan dari Purbalingga harus kita promosikan terus agar perputaran uang dari hasil pengolahan ikan tidak keluar dari Purbalingga,” kata Sediyono.

Plt Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi meminta DKPP Purbalingga selalu semangat meningkatkan konsumsi ikan masyarakat. Terlebih. konsumsi makan ikan di Purbalingga masih 13 kg/kapita/tahun. Artinya, Purbalingga masih sangat tertinggal jika diperbandikang di tingkat Jawa Tengah dan Nasional.

“Saya minta DKPP untuk terus mensosialisasikan gerakan makan ikan ini agar kita tidak tertinggal. Saya sedih melihat fakta ini dan saya instruksikan agar terus diperkenalkan gerakan tersebut,” kata Dyah Hayuning Pratiwi.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.