BRALING.COM, PURBALINGGA – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Purbalingga menyebutkan, hingga Desember 2018 kemarin, masih ada 8.607 pemilih yang belum melakukan perekaman KPT Elektronik.

Kepala Dindukcapil Purbalingga, Imam Sudjono berkata, Dindukcapil Purbalingga telah melakukan jemput bola perekaman ke desa-desa sampai dengan melakukan perekaman di TPS Khusus, demi mengatasi masalah tersebut.

Komisioner KPU Purbalingga Devisi Teknis Penyelenggaraan, Zamzam menegaskan, belum ada aturan dari KPU tentang diperbolehkannya surat keterangan bisa untuk mencoblos atau tidak. Sejauh ini, aturannya, pemilih harus punya KTP elektronik.

“Rekap Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikaan (DPT HP) II di sana ada pemilih pemula usia 17 tahun sebanyak 15.427 pemilih, kemudian ada 130.590 pemilih dengan usia antara 18-25 tahun, yang mana ada diantara mereka yang belum pernah mencoblos,” jelas Zamzam.

Purbalingga juga ada pemilih difabel yang berjumlah 2.461, dengan rincian tuna daksa sebanyak 490 pemilih. Tuna netra sebanyak 538 pemilih, tuna rungu/wicara sebanyak 581 pemilih. Tuna Grahita sebanyak 261 pemilih dan disabilitas lainnya sebanyak 591 pemilih.

BANGKIT WISMO