BRALING.COM, PURBALINGGA – Bank Indonesia (BI) kantor perwakilan Purwokerto menjamin ketersediaan uang tunai selama masa Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri di tahun 2019 ini.

Deputi Kantor perwakilan BI Purwokerto, Lukman Hakim mengatakan hal itu di acara Sosialisasi Transaksi Non-tunai dan Uang Palsu di Pendapa Dipokusumo Purbalingga, 2 April 2019.

“Kami akan sediakan dua kali lipat ketersediaan uang tunai saat bulan puasa dan lebaran mendatang guna antisipasi kelangkaan,” kata Lukman di acara tersebut.

Menurut Lukman, transaksi uang tunai akan meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan saat hari raya sehingga antisipasi kelangkaan harus dilakukan.

BI Purwokerto juga berkeliling ke sejumlah tempat di Purbalingga untuk melakukan penukaran uang pecahan dan uang lusuh. Tempat itu seperti, Pasar Bobotsari, Pasar Segamas dan Pasar Kaligondang.

Terkait uang lusuh, imbuh Lukman, BI telah berkoordinasi dengan perbankan untuk menyetorkan uang lusuh hasil transaksi dan akan ditukar dengan uang yang layak.

“Kami sudah berkoordinasi dengan perbankan untuk menukarkan uang lusuhnya kepada kami sehingga kami bisa tukarkan dengan uang yang layak,” lanjut Lukman menjelaskan.

Bank Indonesia juga memastikan transaksi tunai government to government dan government to public atau sebaliknya tidak akan terganggu selama masa itu.

Akan tetapi, Bank Indonesia tetap menghimbau masyarakat untuk waspada dengan peredaran uang palsu yang rawan meningkat saat perhelatan besar selain hari raya yaitu Pemilu.

Salah satu cara melakukan antisipasi peredaran uang palsu, BI menyarankan masyarakat untuk meningkatkan transaksi non tunai karena lebih aman.

“Mari bertransaksi non tunai karena lebih aman untuk meminimalisir uang palsu dan ikut membangun negara,” kata Lukman, lagi.

BANGKIT WISMO