donor darah pmi purbalingga
Pawarta PMI

Dokter Nur Fii Pimpin Unit Donor Darah PMI Purbalingga

BRALING.COM, PURBALINGGA – Dokter Nur Fii Hidayatullah menjadi Kepala Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Purbalingga. Ia menggantikan dr Jusi Febrianto.

Serah terima jabatan dilaksanakan di Markas PMI Purbalingga, 27 April 2019 malam. Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PMI Purbalingga drg Hanung Wikantono MPPM memimpin acara yang dihadiri pengurus PMI serta kepala markas.

Hanung Wikantono berkata, Peraturan Organisasi PMI nomor 1/PO/PP PMI/2016 tentang Unit Transfusi Darah PMI, masa jabatan kepala UDD PMI paling lama 5 tahun, dan dapat diperpanjang satu kali untuk periode lima tahun.

dr Jusi Febrianto telah menjabat kepala UDD PMI selama 10 tahun. “Mendasari keputusan tersebut, maka dr Jusi tidak dapat kami usulkan kembali sebagai kepala UDD karena sudah dua periode,” kata Hanung.

PMI Purbalingga mengapresiasi kinerja dan dedikasi dr Jusi Febrianto dalam memimpin UDD PMI. Sejumlah program telah berjalan dengan baik. Peningkatan jumlah stok darah di UDD PMI terus meningkat setiap tahunnya.

“Pencapaian ini juga tak lepas dari peran relawan donor darah yang secara rutin mendonorkan darahnya serta pimpinan instansi, sekolah dan lembaga lainnya yang mendukung terselenggaranya donor darah,” kata Hanung.

Hanung berpesan, program kerja yang sudah bagus bisa dipertahankan dan ditingkatkan. Seperti program melakukan usaha pencarian dan pelestarian donor darah sukarela dan mengadakan kerjasama dalam kegiatan mobil unit dengan instansi, sekolah dan kelompok donor darah.

Kemudian, sambung Hanung, memberikan penghargaan kepada relawan Donor Darah Sukarela (DDS) dua tahun sekali bagi DDS ke 25 untuk tingkat kabupaten, mengikutsertakan kegiatan temu DDS ke 50, 75 dan 100 kali di tingkat provinsi dan nasional.

“Program lainnya yakni melakukan proses pengolahan darah yang baik dan aman, serta pengadaan peralatan wajib yang dimiliki UDD sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah,” kata Hanung.

Sementara itu, dr Jusi Febrianto berkata, pencapaian program kerja dan prestasi UDD PMI Purbalingga perlu terus ditingkatkan. UDD PMI Purbalingga saat ini saja posisi kasnya mencapai Rp 1,3 miliar, itu belum termasuk aset.

“Program yang harus direalisasikan dalam waktu dekat yakni melakukan uji kompatibilitas darah melalui antibodi screning darah. Peralatannya dalam waktu dekat akan dikirim oleh pihak ketiga dengan sistem kerjasama,” kata dr Jusi.

“Kemudian pada tahun 2020, UDD PMI harus sudah mendapat akreditasi standar sesuai ketentuan Permenkes. Regulasinya tentang standar UDD PMI akan dikeluarkan tahun ini,” kata dr Jusi menambahkan.

BANGKIT WISMO

Tebarkan braling
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *