BRALING.COM, PURBALINGGA – Kabupaten Purbalingga memiliki kawasan kumuh dalam kota seluas 32,39 hektare. Pada tahun 2019 ini, Pemkab Purbalingga menargetkan penurunan kawasan kumuh seluas 4,67 Ha.

Luasan kawasan kumuh di Purbalingga itu merujuk pada SK Bupati No 643/351 tahun 2014 tentang lokasi dan pemukiman kumuh di Purbalingga. Kawasan kumuh itu ada di Kelurahan Purbalingga Wetan, Purbalingga Lor, Purbalingga Kidul, Kembaran Kulon dan Kandanggampang.

Teguh Budi Waluyo, Kasi peningkatan dan Pengembangan Pemukiman di Dinas Perumahan dan Pemukiman (Dinrumkim) Purbalingga, pada dasarnya luasan kawasan kumuh perkotaan itu sudah menurun setiap tahunnya.

Teguh berkata, setiap tahun ada upaya pengurangan jumlah luasan kumuh di Purbalingga yang merupakan intervensi dari APBD dan APBN. Besaran anggaran untuk pengentasan kawasan kumuh untuk tiap kelurahan adalah Rp 200 juta. Penanganannya didampingi fasilitator kelurahan.

“Tahun ini kami targetkan entaskan 4,67 Ha untuk kawasan kumuh. Kami berharap dengan berbagai upaya kawasan kumuh di Purbalingga akan terus berkurang,” kata Teguh.

Meskipun begitu, belum bisa dipastikan kapan kawasan kumuh di Purbalingga akan hilang. Karena bisa jadi, satu titik berhasil ditangani, namun muncul titik kumuh lainnya.

BANGKIT WISMO