BRALING.COM, PURBALINGGA – Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi kembali membahas kualitas dan kekompakan aparatur negeri sipil (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga.

Bupati Tiwi sudah menyampaikan pesan terkait kekompakan di antara ASN dalam beberapa kesempatan silaturahmi di kecamatan. Pada kesempatan itu, Bupati Tiwi juga bicara soal komitmennya menata pejabat secara besih.

Menurut Bupati Tiwi saat silaturahmi di Pendapa Kenduruan, Kecamatan Bobotsari, 26 Juni 2019, kekompakan ASN bisa menentukan output kinerja Pemkab Purbalingga.

“Kekompakan menjadi penentu kinerja kita. Jangan sampai kekompakan kita memudar yang akan berimbas pada menurunnya pelayanan kepada masyarakat,” kata Bupati Tiwi.

Ego sektoral dari masing-masing dinas, hanya akan melemahkan kinerja. “Kita tiga tahun berturut-turut mendapatkan WTP dari BPK RI. Makanya agar prestasi-prestasi kita bisa dipertahankan, kekompakan harus ditingkatkan kembali agar terdapat chemistry antar sektor,” ujarnya.

Bupati Tiwi di berbagai kesempatan menegaskan, penempatan pejabat dari eselon dua,tiga dan empat yang sedang dilaksanakannya tidak akan ada praktek jual beli jabatan.

Penempatan pejabat sesuai dengan kompetensi dan keahliannya. “Saya tidak akan mencari rejeki dari penempatan pejabat eselon dua, tiga ataupun eselon 4. Jika ada yang oknum yang menawarkan jabatan dan meminta uang, segera laporkan ke saya,” kata Bupati Tiwi.

Dalam kesempatan terpisah, Sekretaris Daerah Purbalingga Wahyu Kontardi menyebutkan seleksi tujuh lowongan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) atau setara kepala dinas dilakukan secara profesional.

“Seleksi ini bukan seremonial, panitia tidak memiliki calon, saya tegaskan tidak ada pengkondisian terhadap calon tertentu yang akan menduduki jabatan tersebut,” kata Wahyu Kontardi.

“Kompetisi seleksi JPT ini sebagai bentuk ketaatan pejabat yang telah memenuhi persyaratan dan juga bisa dijadikan ajang untuk mengukur kemampuan diri serta pengalaman seleksi,” lanjut Wahyu.

Seperti diketahui, Pemkab Purbalingga membuka seleksi terbuka untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP). Pembukaan ini untuk mengisi tujuh kekosongan jabatan di struktur birokrasi Pemkab Purbalingga.

Yakni Staf Ahli Bupati Bidang Ketatalaksanaan dan Keuangan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, dan Kepala Dinas Pertanian serta Kepala Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

BANGKIT WISMO