BRALING.COM, PURBALINGGA – Dinas Tenaga Kerja (Dinnaker) dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Purbalingga dibanjiri masyarakat pada pekan awal selepas libur Lebaran tahun 2019.

Dinnaker Purbalingga dipadati oleh lulusan baru dari SMA/SMK yang mengajukan pembuatan kartu kuning atau kartu pencari kerja. Sementara Dindukcapil dipadati pembuat E-KTP, akta kelahiran, hingga Kartu keluarga (KK).

Staf Dinnaker Purbalingga, Yudik Hendri Hananto berkata, dalam satu hari, Dinnaker Purbalingga melayani setidaknya 158 pemohon kartu kuning. Jumlah itu melejit dibandingkan hari biasanya.

“Biasanya kalau kelulusannya dekat sama lebaran, pemohon bisa meningkat sampai 200%. Tapi di tahun ini peningkatannya tidak signifikan. Dulu itu bisa tembus 300 pemohon kalau hari-hari pertama buka,” ujarnya.

Sementara itu, kepada wartawan, Kepala Dindukcapil Purbalingga, Imam Sudjono berkata, sebagian besar pemohon yang datang ke kantor Dindukcapil adalah pemohon E-KTP.

Setidaknya ada 408 pemohon E-KTP perhari saat musim Lebaran 2019 ini. Kebanyakan dari mereka adalah perantau yang belum sempat melakukan perekaman.

Imam menambahkan, banyaknya pemohon adminduk pada pekan ini karena minimnya pemahaman masyarakat Purbalingga bahwa Dindukcapil tidak tutup dan hanya libur pada 5-6 Juni 2019.

“Padahal kami juga sudah beritahukan melalui medsos dan media lain. Ada yang datang tapi tidak seramai kemarin dan hari ini. Mungkin karena dikiranya kami tutup saat cuti bersama kemarin,” imbuhnya.

Stok blangko E-KTP berjumlah kurang lebih 900-an. Pemohon yang datang ke kantor Dindukcapil akan langsung dicetak E-KTPnya. “Kita prioritaskan yang langsung kesini,” ujarnya.

Jemput bola perekaman E-KTP juga tetap berjalan. Tercatat ada 70 Desa yang akan didatangi petugas Dindukcapil Purbalingga untuk direkam data kependudukannya dan jadwal sedang disusun.

BANGKIT WISMO