kuliner purbalingga
Pawarta

Suka Kulineran? Yuk Makan Ayam Kastem di Dapoer Pak Robie

BRALING.COM, PURBALINGGA – Bisnis kuliner terus menggeliat di Kota Perwira. Meskipun tak semua usaha kuliner berjalan moncer, ternyata bisnis menggoyang lidah masih tetap menarik untuk digeluti.

Tofik Katamso dan Robi Sugiarto salah satunya. Duet bisnis mereka berdua yang bertajuk “Dapoer Pak Robie” merupakan destinasi kulineran terbaru di Purbalingga yang harus dicoba.

Terutama karena ada menu Ayam Kastem. “Pada menu Ayam Kastem ini, konsumen bisa memilih sendiri perpaduan jenis nasi hingga sausnya,” kata Tofik pada Braling.com.

Saat membeli Ayam Kastem ini, Anda bisa memilih mau pakai nasi goreng atau nasi biasa. Kemudian bisa pilih menggunakan saus black paper atau saus lainnya. Tanya saja pilihanya ke pelayannya.

Baca: Kolaborasi Penting Demi Percepatan Industri Wisata Purbalingga

Menu ini yang disajikan dengan hotplate ini juga dilengkapi dengan telur setengah matang. “Salah satu keunikan menu ini juga terletak pada cara makan telurnya,” imbuh Tofik Katamso.

Secara umum, menu di Dapoer Pak Robie yang berada di Karangsentul, tepatnya di timur PT Wonjin & Perumahan GPA 3 ini relatif ramah lidah dan kantong. Ada menu seperti nasi goreng, mi goreng, kopi, es teh dan menu lainnya.

kuliner baru purbalingga
Interior bernuansa Jawa membuat nongkrong di Dapoer Pak Robie sangat nyaman.

“Tapi kami bukan cuma tentang makanan. Namun juga ruang yang bisa dimanfaatkan oleh komunitas maupun keluarga. Ruang terbuka lah,” imbuh Tofik Katamso yang bergiat di Gasda.

Interior Dapoer Pak Robie yang penuh dengan nuansa rumah Jawa memang sangat cocok untuk makan ataupun nongkrong. Apalagi, Dapoer Pak Robie juga menyuguhkan kopi lokal dari Kopi Kiye.

Apalagi dengan suasana yang tenang dan jauh dari kebisingan lalu lalang kendaraan, membuat momen nongkrong di Dapoer Pak Robie ini sangat nyaman sehingga seolah lupa waktu.

Dapoer Pak Robie buka pukul 11.00 – 21.00 untuk makanan. “Jika ingin menikmati seduhan kopi dari Kopi Kiye bisa hingga malam larut,” kata Tofik Katamso yang juga pemerhati alam liar di Purbalingga.

BANGKIT WISMO

Tebarkan braling
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *