BRALING.COM, PURBALINGGA – Dinas Kesehatan Purbalingga menjadikan 10 desa sebagai priprotas penanganaan stunting. Pada tahun 2018 kemarin, angka stunting di Purbalingga yakni 26,4 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga, drg Hanung Wikantono MPPM menyebut desa prioritas tersebut ialah Desa Sangkanayu, Candinata, Kalitinggar Kidul, Bantarbarang, Pelumutan, Cilapar, Brecek, Sempor Lor, Kradenan dan Selaganggeng.

Hanung mengungkapkan hal tersebut pada Rapat Koordinasi Penanganan Stunting di Kabupaten Purbalingga Tahun 2019, di Ruang Rapat Ardi Lawet, 11 Juli 2019.

Dinkes Purbalingga berharap, program prioritas itu akan menekan angka stunting di Purbalingga berada di bawah 20 persen pada tahun 2022 mendatang.

“Kenapa kita menjadi konsen terhadap stunting ini dan juga melibatkan berbagai pihak untuk bagaimana kita secara bergotong royong mengatasi stunting ini,” kata Hanung Wikantono.

Sebagai informasi, pada tahun 2013 angka stunting di Purbalingga mencapai 36,7 persen. Akan tetapi, dengan berbagai upaya yang dilakukan angka stunting di Purbalingga berangsur turun hingga tahun 2017-2018.

“Di Provinsi Jawa Tengah, Purbalingga termasuk dalam 12 kabupaten/kota yang masuk dalam intervensi khusus untuk stunting,” Kata Hanung.

Baca Juga: Waspada Serangan Penyakit Ini Di Musim Kemarau

Stunting merupakan keterlambatan tumbuh kembang balita yang disebabkan oleh dua hal yakni tidak tercukupinya kebutuhan gizi dan penyakit infeksi menular.

Dijelaskan, masalah stunting menyangkut kualitas Sumber Daya Manusia, dimana bayi atau balita stunting tidak hanya memiliki tubuh yang lebih rendah tetapi juga perkembangan otaknya yang kurang optimal.

Dan ketika sudah dewasa, lanjut Hanung, anak stunting cenderung akan terkena penyakit kronis dan kualitas hidupnya yang berkurang.

Penanganan stunting di Purbalingga tidak bisa dilakukan oleh Dinas Kesehatan saja. “Tentunya dibutuhkan dukungan dari seluruh jajaran Pemkab Purbalingga agar angka stunting di Purbalingga bisa di bawah 20 persen pada tahun 2022 seperti yang ditargetkan,” kata Hanung.

BANGKIT WISMO