BRALING.COM, PURBALINGGA – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Purbalingga berkomitmen untuk memperkuat tata kelola organisasi demi menghasilkan kinerja yang berorientasi pada kebersamaan umat.

Hal itu ditegaskan PCNU Purbalingga saat musyawarah kerja cabang (Muskercab) Pengurus PCNU Purbalingga masa khidmat 2018-2023 di Pondok Pesantren Minhajut Tholabah, Lawegede, Desa Kembangan, Kecamatan Bukateja, 20-21 Juli 2019.

Ketua Tanfidziah PCNU Purbalingga, KH Ahmad Muhdzir berkata, agenda musyawarah ini penting untuk menghasilkan program dan anggaran yang mengacu kepada urusan keumatan.

Kata AHmad Muhdzir, muskercab merupakan kesempatan untuk membuat peta mengenai langkah-langkah strategis yang mesti ditempuh, baik dalam jangka pendek, menengah maupun jangka panjang.

“Harapan kami dari muskercab ini akan melahirkan progam-program kerja yang membawa kemanfaatan bagi warga NU khususnya dan masyarakat Purbalingga pada umumnya,” katanya.

Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Hidup, Warga Tak Mampu Ikut Pelatihan

Untuk itu, seluruh jajaran pengurus PCNU beserta lembaga dan badan otonomnya, jajaran pengurus MWC dan stekholder di bawahnya diharapkan senantiasa membangun komitmen kebersamaan yang berorientasi pada urusan keumatan.

Rois Syuriyah PCNU Purbalingga, KH Ahmadi Nurkholis menjelaskan bahwa Muskercab tak berkutat membicarakan persoalan internal organisasi NU semata. Melainkan lebih dari itu, membahas persoalan bangsa dan negara, dimana NU merupakan satu bagiannya yang penting.

Pada kesempatan itu dipaparkan program kerja PCNU Purbalingga termasuk badan otonomnya. Juga program kerja tiap lembaga, yaitu LDNU, LP Ma’arif NU, RMINU, LPNU, LPPNU, Lakpesdam NU, Lesbumi NU, Lazisnu, LWPNU, LBMNU, LTMNU, LKNU, LFNU, LTNNU, LPBINU dan LPBHNU.

BANGKIT WISMO