BRALING.COM, PURBALINGGA – Persibangga Purbalingga kembali menelan kekalahan dalam lanjutan Liga 3 Zona Jateng. Kali ini, Persiku Kudus yang mengalahkan Persibangga dengan skor 1-2.

Bertanding di kandang sendiri, Stadion Goentoer Darjono Purbalingga, 21 Juli 2019, Persibangga Purbalingga harus mengakui kekalahan dari berbagai aspek permainan Persiku Kudus.

“Kami minta maaf. Dari segala hal ya harus diakui kita kalah. Dengan mayoritas pemain lokal. Lawan kita unggul di segala hal, terutama jam terbang. Sudah diprediksi memang,” kata pelatih Persibangga, Alip Imam.

Alip Imam menyebut minimnya pemahaman terhadap kekuatan Persiku Kudus sebagai faktor utama Persibangga kembali gagal meraih hasil positif di Liga 3 Zona Jateng.

“Dari buta kekuatan lawan, di babak pertama kita kedodoran sampai kegolan. Namun di babak kedua bisa bermain baik hingga bisa memasukkan gol. Sekali lagi, jam terbang anak-anak di level ini memang kurang,” katanya.

Persibangga kalah dalam penguasaan bola. Laskar Jenderal Soedirman digempur terus oleh Persiku Kudus. Hanya sesekali melakukan serangan balik. Alhasil, Wirdan Jaka menjebol gawang Persibangga yang dijaga Ricky Ronaldo pada menit 23.

Baca Juga: Layar Tanjleb FFP 2019 Bakal Memutar Film “Keluarga Cemara” & “Keluarga Pak Carik”

Di babak kedua, Persibangga mulai mengimbangi Persiku. Sayangnya di menit 73 gawang Ricky kembali dibobol Wirdan Jaka lewat pinalti. Namun, dua menit berselang, striker Persibangga, Anggi Prabowo berhasi membuat gol lewat tendangan bebas.

Sepuluh menit jelang usai, permainan memanas. Beberapa kali terjadi pelanggaran. Wasit Dalail dari Batang harus mengeluarkan enam kartu kuning. Empat untuk pemain Persibangga, dua untuk Persiku. Hingga pelut panjang ditiup, tidak ada tambahan gol.

Pelatih Persiku, Subangkit mengakui punya target menang di kandang Purbalingga. Karena itu sejak babak pertama anak asuhnya lamgsung diinstruksikan untuk menyerang.

“Dari segi taktik sudah sesuai yang saya inginkan meski belum sempurna. Kami sudah tahu permainan Persibangga dari awal. Anak-anak juga sudah ada progres dibandingkan saat melawan USM di Semarang,” kata Subangkit.

BANGKIT WISMO

Tebarkan braling
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •