BRALING.COM, PURBALINGGA – Pengawas SMP di Kabupaten Purbalingga, Bangun Pracoyo menilai guru dan kepala sekolah level SMP masih terpaku pada zona nyaman dan ragu untuk berinovasi.

Berdasarkan pengalamannya, Bangun menilai, banyak guru dan kepala sekolah di Purbalingga yang terpaku pada zona nyaman. Mereka tidak berupaya untuk menaikan level kapasitasnya lebih tinggi.

Karena itu, mereka kerap tidak percaya diri untuk berkompetisi. “Untuk menaikan levelnya ini diperlukan usaha yang lebih keras lagi, berkreasi dan berinovasi,” ujarnya.

Padahal, sambung Bangun, adanya kompetisi, para guru dan kepala sekolah ini bisa lebih terpacu untuk lebih baik lagi dan menciptakan pendidikan yang terbaik untuk murid-muridnya.

“Kalau tidak ada keberanian kompetisi, ya mereka hanya sebatas mengerjakan tugas pokok dan fungsinya saja,” kata Bangun Pracoyo.

Baca Juga: Sanggaluri Park Gelar Lomba Agustusan

Bangun Pracoyo merupakan Juara III pada Lomba Pengawas SMP Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2019. Lomba ini digelar di i Hotel Mercure Ancol dan Hotel Sahid Jakarta, 12-18 Agustus 2019

Bangun bangga dengan prestasi tersebut. Raihan yang didapatkannya ini bakal menjadi motivasi untuk bisa bekerja lebih baik lagi di Kabupaten Purbalingga.

“Kami sebagai pengawas juga mempunyai tugas untuk memantau delapan standar nasional pendidikan,” kata Bangun. Serta ada tugas untuk membimbing kepala sekolah dan guru agar bekerja secara profesional.

Bangun berharap, guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah bisa bersama-sama belajar menggali ilmu., berbagi pengalaman, berkreasi dan berinovasi untuk menaikan kapasitas level agar dunia pendidikan di Purbalingga lebih maju.

BANGKIT WISMO