BRALING.COM, PURBALINGGA – Para pendaki sangat mungkin tidak bisa merayakan Hari Kemerdekaan RI ke 74 di puncak Gunung Slamet. Ini karena jalur pendakian ke puncak Gunung Slamet kembali ditutup.

Keputusan penutupan pendakian Gunung Slamet khususnya wilayah KPH Banyumas Timur diambil berdasarkan penyataan Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral mengenai status level II (waspada) Gunung Slamet.

Siaran Pers Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral nomor: 496.Pers/04/SJI/2019 tanggal 9 Agustus 2019 menyebutkan PVMBG Naikkan Status Gunung Slamet Menjadi Level II (Waspada).

“Terhitung mulai tanggal 9 Agustus 2019 jam 11:00 WIB, Pendakian Resmi Gunung Slamet melalui jalur Bambangan dan jalur Gunung Malang serta rintisan jalur Baturraden dibawah wilayah KPH Banyumas Timur dinyatakan ditutup untuk batas waktu yang belum ditentukan,” begitu bunyi pernyataan KPH Banyumas Timur yang ditandatangani KKPH Banyumas Timur, Didiet Widhy Hidayat.

Penutupan ini memang mendadak, mengingat hari kamis kemarin, jalur pendakian ini juga baru saja resmi dibuka kembali. Sebelumnya, ada penutupan karena alasan kelestarian alam Gunung Slamet.

Seperti diketahui, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani menyebutkan, dalam beberapa waktu terakhir aktivitas vulkanik Gunung Slamet mengalami peningkatan.

Baca Juga: Mitos Setu Pahing (I) : Awal Mula Kesialan

Dikutip dari detik.com, disebutkan bahwa Sejak Juni hingga 8 Agustus tercatat terjadi 51.511 kali gempa hembusan, 5 jali gempa tektonik lokal serta 17 kali gempat tektonik jauh.

Warga diimbau untuk tak mendekat dalam radius aman 2 Km. “Rekomendasi tidak ada aktivitas pengunjung di daerah 2 Km dari (pusat) kawah,” kata Kasbani di Kantor PVMBG, Kota Bandung, 9 Agustus 2019.

“Apalagi ada 17 Agustus ada upacara jangan sampai naik ke wilayah 2 Km,” katanya.

PVMBG meminta masyarakat untuk tetap tenang meski aktivitas Gunung Slamet mengalami peningkatan. Masyarakat diminta selalu mengikuti arahan dari pihak-pihak terkait.

BANGKIT WISMO

Tebarkan braling
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •