BRALING.COM, PURBALINGGA – Dalam satu hari, Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mengajak jajarannya untuk mengecek langsung progres pembangunan fisik di sejumlah titik.

Lokasi pekerjaan umum yang ditinjau 12 September 2019 kemarin ialah Proyek Jembatan Serang – Kaliurip dan Jembatan Sangkanayu – Kutabawa, peningkatan kapasitas jalan Bojong – Panican dan peningkatan struktur jalan Tidu – Bandara Jenderal Soedirman.

Bupati Purbalingga berkeliling dengan didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Purbalingga.

Bupati Tiwi melakukan pantauan guna memastikan progress pengerjaan sesuai dengan jadwal dan perencanan yang telah ditentukan. “Ini akan memasuki triwulan ke 4 dan sisa waktu kurang lebih kurang 3 bulan sebelum akhir tahun,” kata Bupati Tiwi.

“Sebentar lagi memang akan memasuki musim penghujan. Tentunya pelaksanaan pekerjaan akan lebih baik bisa dipercepat dengan menambah tenaga yang ada,” kata Tiwi menambahkan.

Proyek Jembatan Serang – Kaliurip sudah memasuki progress pekerjaan hingga 64,02%. Progres Jembatan Sangkanayu – Kutabawa sudah mencapai 80 persen.

Progres peningkatan kapasitas jalan Bojong – Panican malah sedang mandek dikerjakan selama 2 minggu. “Kalau tidak segera dikerjakan begini jelas sangat mengganggu pengguna jalan, karena harus bergantian satu arah,” katanya.

Baca Juga: PDIP & PKB Pimpin Sementara DPRD Purbalingga

Disamping berhenti dikerjakan, Bupati Purbalingga juga mendapati hasil pekerjaan peningkatan jalan tersebut secara kualitas kurang baik. Bupati Tiwi meminta kepada rekanan tersebut untuk mempercepat dan memperkuat konstruksi.

Sementara proyek peningkatan struktur jalan Tidu – Bandara Soedirman, Bupati tidak menemui problem di proyek ini. Pekerjaan masih berjalan sebagaimana mestinya.

“Mudah-mudahan pembangunan kegiatan fisik ini bisa selesai dengan tepat waktu, sehingga memberi kemaslahatan bagi masyarakat,” kata Tiwi dalam keterangan persnya.

BANGKIT WISMO