BRALING.COM, PURBALINGGA – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Purwokerto memberikan wacana untuk membangun kampus di Kabupaten Purbalingga. Apa faktor pemicu rencana ini?

Rektor IAIN Purwokerto Dr Mohammad Roqib MAg menyampaikan wacana saat bertemu Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi di ruang kerja Bupati, 11 September 2019.

Audiensi itu juga diikuti oleh Wakil Rektor I IAIN DR Fauzy MAg, Asisten Ekonomi dan Kesra Agus Winarno, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Setiyadi dan Kepala Bagian Humas & Protokol Setda, Prayitno.

Mohammad Roqib menyebut bahwa wacana itu muncul tidak lepas dari rencana perubahan IAIN menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Peningkatan status ini membutuhkan lahan sedikitnya 25 hektar.

“Kampus kami di Purwokerto seluas lima hektar. Bangunan kampus terasa semakin penuh seiring dengan jumlah mahasiswa yang bertambah serta penambahan fasilitas perkuliahan. Ini tentu memerlukan pengembangan agar IAIN semakin maju,” kata Roqib.

Saat ini IAIN Purwokerto memiliki Fakultas Syariah, Ekonomi dan Bisnis Islam, Tarbiyah & Ilmu Keguruan, Dakwah, Fakultas Ushuludin, Adab & Humaniora serta satu program Pascasarjana.

Baca Juga: Dua Siswa SMA Negeri 1 Rembang Berkompetisi di FLS2N Tingkat Nasional

IAIN Purwokerto sebenarnya sudah punya 10 hektar. Lima hektar sudah menjadi kampus utama, sedangkan lima hektar lainnya di Kaliori, Banyumas. Namun, Kaliori dinilai minim ketersediaan air, lokasi tidak di tepi jalan dan aksesnya lumayan sulit.

“Kami tidak mungkin terus membangun di lahan yang semakin sempit di kampus utama, ini butuh pengembangan ke luar wilayah Purwokerto, dan kami mewacanakan ke wilayah Purbalingga,” katanya.

“Lahan yang sudah ada 10 hektar, jadi masih kurang sekitar 15 hektar. Dan kami menjajaki ke Pemkab Purbalingga. Pertimbangannya untuk pengembangan ekonomi dan pendidikan di Purbalingga serta sejarah Pemkab Purbalingga yang pernah menghibahkan lahan ke Unsoed seluas 11 hektar untuk Fakultas Teknik,” lanjutnya.

Bupati Purbalingga menyambut baik rencana pengembangan kampus IAIN yang akan menjadi UIN ke Purbalingga. Jika ada kampus di Purbalingga, tentunya akan menggerakan perekonomian masyarakat dan multiplier effect lainnya dari adanya kampus.

“Ini akan memakmurkan Purbalingga dan mampu mendongkrak Indek Pembangunan Manusia. Sisi lain, kampus tidak tersentralisasi di Purwokerto, tetapi juga melebar ke Purbalingga,” kata Bupati Tiwi.

Sekarang ini, di Purbalingga sudah dibangun kampus Fakultas Teknik Unsoed di Kecamatan Kalimanah dan Universitas Perwira Purbalingga (Unperba) di Kecamatan Purbalinga.

BANGKIT WISMO