BRALING.COM, PURBALINGGA – Karangtaruna jangan hanya memposisikan diri sebagai ruang pembelajaran berorganisasi dan bermasyarakat, namun juga mampu menjadi penjaga nilai-nilai desa.

Budayawan Purbalingga, Agus Sukoco berkata, desa merupakan pijakan bagi kemajuan bangsa. Jika desa mampu menjaga nilai-nilainya, maka Bangsa Indonesia akan mampu menghadapi tantangan zaman.

“Kalau selama ini nilai-nilai budaya khas desa itu meredup, maka perlu dihidupkan lagi. Jadikan nilai budaya itu sebagai karakter desa yang tercermin pada perilaku masyarakatnya,” kata Agus Sukoco.

Agus mengatakan pentingnya peran pemuda dalam menjaga nilai-nilai karakter desa itu ketika sharing bersama Karangtaruna Wirabumi Desa Majapura di Aula Desa setempat, 13 Oktober 2019 malam.

Menurut Agus, Karangtaruna harus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai di desanya. Hal ini karena para pemuda memiliki kekuatan pemikiran, idealisme, kreativitas serta tenaga.

“Apa yang sebenarnya menjadi nilai desa? Yaitu Kebersamaan, keguyuban, persatuan,” kata Agus Sukoco kepada para pemuda, pengurus RT dan RW serta pemerintahan desa yang hadir.

Baca Juga: Baznas Purbalingga Kirim Bantuan Air Bersih ke Banjarkerta

Nilai tersebut kemudian, sambung Agus, bisa berkembang sesuai runtutan sejarah dan karakter masyarakat yang sudah ada di desa itu. Dengan demikian, desa akan memiliki karakter uniknya masing-masing.

“Peran menjaga nilai-nilai desa ini juga menjadi tanggungjawab lembaga-lembaga lain di desa. Pemdesa, BPD, LKMD hingga RT. Sehingga desa punya kuda-kuda kultural menghadapi tantangan zaman.,” kata dia.

Jika nilai keguyuban dan kebersamaan di desa terus dijaga, maka carut marut yang ada di luar sana, di level nasional sana, tidak akan mempengaruhi kondisi desa ini.

Ketua Karangtaruna Wirabumi, Agung Sunarko sependapat dengan Agus Sukoco. Meskipun hal itu tidak mudah untuk dilaksanakan. Karena nilai-nilai desa sudah semakin tergerus.

Kepala Desa Majapura, Retno Hendarwati dan Ketua BPD Desa Majapura, Aris Munandar juga mengamini pendapat Agus. Keduanya menilai peran pemuda di desa memang sangat strategis.

Menurut keduanya, untuk menjadi garda desa dalam menjaga nilai-nilai desa, bisa dilakukan dengan membentuk struktur yang dengan pengurus yang kuat dan berkemampuan serta merancang program kerja karangtaruna yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

BANGKIT WISMO