BRALING.COM, PURBALINGGA – Regina Novialita menderita jantung bocor. Regina yang berusia tiga tahun bersiap operasi penyadapan jantung di RS Dr Kariadi, Semarang.

Regina ialah anak kedua Darso dan Susianti, warga RT 14 RW 07, Desa Cendana, Kecamatan Kutasari. Regina sempat dioperasi di RS Cipto Mangunkusumo Jakarta, namun operasi dan perawatan tersebut belum menyelesaikan masalah jantungnya.

“Masalah pengobatan selama ini gratis dari BPJS, transport juga sudah ada yang menanggung, tapi untuk di Jakarta biaya hidup kami punya sedikit demi sedikit sisa-sisa dari orang tua, tapi untuk saat ini kami kan benar-benar nggak ada,” kata Darso.

Darso pernah bekerja sebagai sopir material. Akan tetapi, sudah lama tidak mencari nafkah karena waktu dan tenaganya sudah habis untuk proses pengobatan demi pengobatan Regina.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi datang bersama rombongan Kepala Dinsosdalduk KBP3A, Kepala Dinas Kesehatan, Kabag Kesra, Kepala Puskesmas dan PMI untuk menjenguk Regina di rumah.

Bupati beserta rombongan menyerahkan berbagai bantuan kepada Regina dan keluarga. Mulai dari bantuan keuangan hingga bantuan lainnya. Pemerintah Desa Cendana dan warga juga turut memberi bantuan.

Baca Juga: Kontingen Antusias Ikut Jumbara PMR X PMI Purbalingga

Palang Merah Indonesia (PMI) Purbalingga juga kembali aktif dalam kegiatan sosial di Kabupaten Purbalingga ini. Termasuk juga dalam membantu Regina dan keluarganya.

Bupati berharap proses operasi yang kedua nantinya bisa berjalan dengan lancar. Regina bisa sehat kembali menjadi anak yang membawa berkah dan kebahagiaan bagi orang tuanya.

Pengurus PMI Purbalingg, Hanung Wikantono juga berharap kondisi Regina bisa semakin membaik selepas operasi di Semarang. “Semoga bantuan dari PMI bisa bermanfaat bagi keluarga dan Regina bisa sehat dan beraktivitas lebih baik lagi,” kata Hanung.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kutasari Doris Day menyebutkan saat ini, Regina tetap dalam pengawasan dokter jantung di Semarang. Jika ada kendala pada pemasangan kateternya, Regina akan dikirim ke RSCM lagi.

“Kita sebagai puskesmas, ikut mematau, mengantisipasi, dan seperti tadi yakni memberikan bantuan untuk akomodasi, pemberian makanan tambahan dan untuk mengantar kesana nanti dari Puskesmas,” katanya.

BANGKIT WISMO