BRALING.COM, PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten Purbalingga berencana memindah lokasi Pasar Bancar atau yang lebih dikenal sebagai Pasar Badog Bancar. Rencananya, pemindahan akan dilakukan tahun 2020 besok.

Pasar yang menjadi pusat jajanan dan sayuran tersebut dipindahkan karena kondisi sekarang sudah tidak mampu untuk menampung para pedagang. Bahkan, cenderung mengganggu kelancaran lalu lintas.

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi mengatakan, rencana pemindahan pasar ini tidak lepas dari masukan masyarakat terkait kondisi padat dan kumuh Pasar Badog Bancar.

“Saya sengaja meninjau ke Pasar Badog di Kelurahan Bancar ini, tepat pada jam-jam sibuk transaksi. Para pedagang setuju dan senang, jika pemerintah membangun pasar baru yang lebih representatif,” kata Tiwi.

Baca Juga: Ingin jadi Calon Perseorangan di Pilkada Purbalingga? Ini Syaratnya

Pembangunan ulang Pasar Badog Bancar dimungkinkan akan menggunakan dana dari Kementrian Perdagangan RI. Pemkab Purbalingga akan dapat anggaran pembangunan pasar dari Kemendag pada 2020 besok.

Dengan dana yang tersedia tersebut, salah satu pasar yang menjadi prioritas untuk pembangunan salah satunya Pasar Badog. Anggaran yang akan digunakan untuk membangun Pasar Badog sekitar Rp 6-10 miliar.

Rencananya lokasi baru berada di 200 meter ke arah timur dari lokasi sekarang ini. Nantinya, pasar bakal lebih luas, dan dilengkapi tempat parkir yang memadai, serta dilengkapi Tampat Pembuangan Sampah (TPS).

Pasar Badog Bancar kini dihuni 130 pedagang. Kebanyakan pedagang berasal dari wilayah Kecamatan Kaligondang. Mereka berjualan di Pasar Badog Bancar.

BANGKIT WISMO