BRALING.COM, PURBALINGGA – Bupati Purbalingga kembali melakukan penataan ASN di Kabupaten Purbalingga. Pada penataan kali inipun, Bupati kembali membicarakan pentingnya inovasi dan berpikir out of the box.

Bupati Dyah Hayuning Pratiwi bilang, penilaian MenpanRB terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Purbalingga pada tahun 2018 kemarin yakni Purbalingga dinilai masih kurang inovatif.

“Saya yakin seluruh jajaran ASN memiliki kompetensi, pintar-pintar, memiliki ide-ide gagasan inovatif, sekiranya ini dikeluarkan didiskusikan dengan Bupati,” kata Bupati Tiwi.

“Kalau memang baik untuk pemerintahan segera impelementasikan. Kalau kita mau berhasil, harus berani keluar dari zona nyaman, berfikir out of the box,” ucap Bupati Tiwi.

Seperti diketahui, Bupati Purbalingga menata 156 pejabat struktural dan fungsional, 3 Oktober 2019. Pengambilan sumpah dilakukan di Pendopo Dipokusumo.

Baca Juga: Menteri BUMN Minta Percepatan Pembangunan Bandara Soedirman di Purbalingga

Kepada pejabat terlantik, Bupati berpesan tentang peran ASN sebagai pelayan masyarakat, pelaksana kebijakan publik dan sebagai perekat dan pemersatu bangsa.

“Bahwa kondisi pemerintahan di tingkat pusat sedang tidak kondusif. Saya berpesan pada panjenengan-panjenengan semua, jangan sampai sebagai ASN malah ikut menjelek-jelekan atau bahkan menjadi provokator di tengah-tengah masyarakat,” Bupati Tiwi menegaskan.

Disamping itu, Bupati Purbalingga juga memberikan kenaikan pangkat kepada 328 ASN. “Kepada 328 PNS penerima SK kenaikan pangkat mudah mudahan SK ini menjadi tambahan semangat motivasi sekaligus dapat meningkatkan kinerja dalam mengabdi untuk daerah bangsa dan Negara,” kata Tiwi.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Purbalingga, Heriyanto menjelaskan, kenaikan pangkat untuk periode 1 Oktober 2019 dari jumlah 337 yang diusulkan, sebanyak 328 telah siap diserahkan SK-nya.

Rincian kenaikan pangkat tersebut diantaranya golongan III/D ke bawah sejumlah 288 PNS, golongan IV/A dan IV/B sejumlah 40 PNS, golongan ruang IV/A dan IV/B yang masih dalam proses penetapan oleh Gubernur sejumlah 3 PNS dan golongan ruang IV/C masih dalam proses pertimbangan oleh BKN Pusat sejumlah 6 PNS.

BANGKIT WISMO