BRALING.COM, PURBALINGGA – Hanya dalam waktu satu tahun saja, Pemerintah Kabupaten Purbalingga berhasil meraih tujuh jenis penghargaan di sejumlah ajang.

Mulai dari penghargaan berupa Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dan WTP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2018 dari Badan Pemeriksa Keuangan RI.

Kemudian, ada juga penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN), Kabupaten Peduli Hak Azasi Manusia, Penghargaan Abiwara Pariwisata Tingkat Jawa Tengah, Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik dari Komisi Informasi Provinsi (KIP) Jateng.

Terbaru, Pemerintah Kabupaten Purbalingga berhasil mendapatkan penghargaan “Nugraha Satya Bhakti Budaya” dari Lembaga Kebudayaan Nasional Indonesia (LKNI).

Penghargaan dari LKNI tersebut diberikan sebagai wujud pengakuan dari LKNI atas perhatian Pemerintah Kabupaten Purbalingga dalam hal seni, budaya dan pariwisata.

Ketua LKNI-Pusat, Totok Sudarwoto menyerahkan penghargaan tersebut kepada Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi ketika seremonial Pahargyan Agung di Pendapa Dipakusuma, 18 Desember 2019.

Bupati Dyah Hayuning Pratiwi menyebutkan berbagai penghargaan itu menjadi penyemangat bagi pemerintah kabupaten untuk menghadirkan program yang mampu menjawab problematika masyarakat Kota Perwira.

Selain menerima penghargaan, pada Peringatan Hari Jadi Ke-189 ini, Bupati Tiwi juga menyerahkan penghargaan kepada para tokoh yang berprestasi dan berjasa di bidangnya.

Untuk tokoh agama, penghargaan diberikan kepada Muzny Tanwir (Wakil Ketua PD Muhammadiyah Purbalingga), KH Abror Musodiq (Pengasuh Pondok Pesantren Darul Abror Desa Kedungjati Kecamatan Bukateja) dan dr Mulyadiyanto (Tokoh Pembauran).

Kemudian ada juga Andrianto Ming (Wakil Ketua Majelis Agama Konghucu Indonesia Purbalingga), Pdt Bagus Imam Cahyono STh (Pendeta GKJ Pengalusan dan Tokoh FKUB Kecamatan Mrebet) Pdt Debora Vivi Martining Astuti MSi (Pendeta GKI Bobotsari dan Pendiri Sanggar Aksara) Rm Fx Handy Kristian Adi Putra (Pastor Kepala Gereja Katolik St Agustinus Purbalingga).

Untuk kategori lainnya, ada juga Tofik Kades Karanganyar, Kecamatan Karanganyar sebagai Penggerak Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). Lalu, ada Hendrik Pudjo Widyanto (Pendonor Darah 100 kali), Prapti Nitin (Pengelola Panti Wreda Dharma Kasih Kalimanah).

Kalangan Pendidik/Guru Berprestasi diantaranya Bangun Pracoyo SPd MPd (Pengawas Berprestasi Juara 3 Tk Nasional Tahun 2019), Dwi Anita Setyaningrum SPd (Penilik Berprestasi Juara 1 Tingkat Nasional Tahun 2018), Eka Setya Budi Nugroho SPd Fis (Juara 1 Anugerah Guru Inspiratif Tingkat Nasional Tahun 2019) dan Eli Diana SH (Juara 3 Tenaga Administrasi Sekolah Berprestasi Tingkat Nasional 2019).

PT Sumber Graha Sejahtera juga mendapatkan penghargaan sebagai perusahan yang ramah difabel yang mempekerjakan 10 difabel di perusahaannya.

Bupati Tiwi menjelaskan bahwa peringatan hari jadi pada hakekatnya merupakan ungkapan syukur dan terima kasih kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, yang telah melimpahkan rahmat dan kasih sayangnya kepada segenap warga masyarakat Purbalingga.

Selain itu sebagai suatu bentuk penghargaan dan penghormatan kepada para leluhur dan pemimpin terdahulu yang telah merintis berdirinya pemerintahan Kabupaten Purbalingga, serta telah mengabdi dan berkarya untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Purbalingga.

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Purbalingga ke 189 mengangkat tema “Ayo Obah! Bebarengan Mbangun Purbalingga. Tema ini bermakna kebulatan tekad penyelenggara pemerintahan dan masyarakat Purbalingga untuk bergerak bersatu padu dan bersinergi dalam membangun purbalingga.

“Bersama-sama bergotong royong memayu hayuning bawana, membangun dan memajukan Kabupaten Purbalingga,” kata Bupati Dyah Hayuning Pratiwi ketika memberikan sambutannya.