BRALING.COM, PURBALINGGA – Satlantas Polres Purbalingga menyebut odong-odong sebagai kendaraan hasil modifikasi yang tidak aman untuk mengangkut orang.

Kendati odong-odong sudah semakin sering digunakan oleh masyarakat. Namun, Namun, odong-odong tetap menyalahi aturan uji tipe dan lalu lintas serta dinilai tidak aman.

Berdasarkan persyaratan teknis, laik kendaraan, dan persyaratan sebagai moda transportasi umum, odong-odong dipastikan tak layak buat mengangkut orang.

Odong-odong itu melanggar Undang- Undang No 22 tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta Peraturan Pemerintah No 55 Tahun 2012 Tentang Kendaraan Standar Pelayanan Minimal Angkutan Umum.

Kasatlantas Polres Purbalingga, AKP Indri Endrowati melalui Kanit Dikyasa Satlantas, IPDA Wagimin mengemukakan hal tersebut ketika memberikan Pembinaan dan Penyuluhan kepada pengusaha odong-odong di Kecamatan Karangreja.

IPDA Wagimin menjelaskan, odong-odong memang menyerupai angkutan umum. Namun, tidak memperhatikan aspek keamanan, keselamatan, dan kenyamanan.

Berdasarkan persyaratan teknis, laik kendaraan, dan persyaratan sebagai moda transportasi umum, odong-odong dipastikan tak layak buat mengangkut orang.

Odong-odong dikatakan bukan angkutan umum karena tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan sehingga jauh dari aspek keamanan dan keselamatan. Kelengkapan yang seharusnya dimiliki angkutan umum yakni, STNK, KIR dan Trayek.

“Kemarin itu, pengemudinya malah tidak mempunyai SIM. Padahal, semua pengemudi kendaraan bermotor wajib memiliki SIM. Sebab, SIM merupakan bukti legitimasi kompetensi seseorang mengemudikan kendaraan sesuai golongan. Jadi apabila terjadi kecelakaan, siapa yang akan bertanggungjawab, asuransi tidak ada,” tuturnya.

“Jadi kami mengimbau, bagi pengusaha untuk tidak menjalankan bisnis odong-odong baik di jalan desa maupun di jalan raya. Masih dalam kebijakan, diperbolehkan dioperasikan di dalam wilayah obyek wisata,” kata dia.

“Untuk masyarakat juga diimbau untuk tidak naik odong-odong di jalan desa maupun di jalan raya. Karena tidak memenuhi persyaratan angkutan umum, baik jenis atau tipe kendaraan, pengemudi maupun penyelenggara. Jika melanggar kami pastikan akan ditilang,” tuturnya.