BRALING.COM, PURBALINGGA – Kopi Merdeka kembali digelar. Pada gelaran yang ketiga kalinya di tahun 2019 ini, Purbalinga Business Center (PBC) bakal menyuguhkan konsep yang berbeda dibandingkan Kopi Merdeka edisi sebelumnya.

“Perbedaan konsepnya terletak pada konten dan juga lokasi acara Kopi Merdeka di tahun ini,” jelas CEO PBC, Afit Setiyadi, Sabtu 7 Desember 2019.

Kopi Merdeka 2019 digelar di Hutan Kota Wasesa yang terletak di selatan Pasar Segamas, 14 Desember 2019. Acara akan digelar pukul 19.00 – 23.00 WIB dan bisa diakses secara gratis.

event purbalingga  Seruput Syahdu Lagu-lagu Tribute to Didi & Produk Kreatif dari Kopi di Kopi Merdeka 2019 WhatsApp Image 2019 12 07 at 05

Kopi Merdeka 2019 menyuguhkan berbagai produk lokal dari Purbalingga, yang merupakan produk kreatif yang diolah dan terinspirasi dari kopi oleh pelaku umkm di Purbalingga. Seperti ada kopi seduhan dari sejumlah cafe dan petani kopi di Purbalingga, brownis, bolu, masker, sabun hingga musik akustik.

“Kopi Merdeka 2019 ingin mengajak pengunjung untuk lebih menikmati kopi tidak sebatas kanca medhang. Namun juga menikmati ide kreatif dan kebersamaan di suasana hutan, serta rasa syukur atas datangnya musim hujan,” kata Afit.

Yang paling menarik dari Kopi Merdeka 2019 adalah konsep hiburannya adalah musik akustik Road to Ambyar; Tribute to The Godfather of Broken Heart.

Baca Juga: Ingin Camping Bersama Keluarga? Coba Sanggaluri Campsite Saja

Band seperti Nomy, Komunitas Musik Padamara & Gitar Duet dari SMPN 3 Purbalingga bakal menampilkan lagu-lagu patah hati Didi Kempot. “Ini sekaligus sebagai ucapan selamat datang Didi Kempot ke Purbalingga,” tambah Afit.

PBC bekerjasama dengan Dinkop UMKM, Owabong Waterpark & Classmild Silver untuk menggelar event tahunan ini. Kopi Merdeka 2019 didukung oleh Ruang Kopi, Kompak Bangga, Braling.com, Tabloid Elemen, Dinamis Konveksi, Seniman Sablon Purbalingga dan Rascellindo.

BANGKIT WISMO