BRALING.COM, PURBALINGGA – Tenaga pendamping (Naping) Desa Sehat Mandiri di Kabupaten Purbalingga bakal mendapatkan tambahan uang transport mulai awal tahun 2020 ini.

Dinas Kesehatan Purbalingga mengalokasikan dana bantuan transportasi senilai Rp 120 ribu perorang setiap bulannya. Selama ini, naping mendapatkan honor di kisaran Rp 400-700 ribu perorang.

“Alhamdulillah, mulai awal tahun 2020 ini para naping mendapat bantuan uang transpor dari Dinas Kesehatan sejumlah Rp 120 ribu setiap bulannya,” kata Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi.

Bupati mengatakan hal itu di acara Peningkatan Kapasitas Tenaga Pendamping (Naping) Desa Sehat Mandiri di Taman Wisata Purbasari Pancuran Mas, 27 Januari 2020.

Pemberian tambahan uang transport ini disebut sebagai komitmen pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan tenaga pendamping di kabupaten Purbalingga.

“Ini baru merupakan tahap awal dan dapat ditingkatkan jumlahnya apabila para naping mampu menunjukan loyalitas dan kinerja yang semakin baik dalam melaksanakan tugas pendampingan di desa,” katanya.

Bupati Tiwi berpesan agar apa yang sudah didapatkan naping wajib disyukuri, karena di luar sana masih banyak orang yang ingin mendapatkan pekerjaan tetapi nasibnya masih belum beruntung.

Bupati meminta para naping agar mampu bekerjasama dengan berbagai pihak yang terkait dengan program kesehatan. Para naping juga harus mendukung program-program kesehatan di desanya masing-masing.

Bupati Tiwi juga menyingung tentang alokasi dana bantuan untuk naping yang dikover anggaran desa. Naping termasuk dalam KPM yang dapat dibiayai dengan Dana Desa.

Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga, Hanung Wikantono, berkata, Dinas Kesehatan dan para Kepala Puskesmas tidak bisa sendiri dalam melaksanakan pembangunan kesehatan di Kabupaten Purbalingga.

“Tentunya kami selalu membutuhkan partisipasi baik dari masyarakat, lintas sektor, lintas program dan seluruh tenaga pendamping di kabupaten Purbalingga,” katanya.