BRALING.COM, PURBALINGGA – Pemkab Purbalingga membagikan bantuan sarana prasarana bagi Industri Kecil Menengah (IKM) di Kota Perwira. Bantuan sarpras tersebut mencapai Rp 710 juta.

Bantuan disalurkan secara simbolik melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Purbalingga di Aula UPTD Logam Purbalingga, 31 Desember 2019 kemarin.

Mereka yang mendapatkan bantuan diantaranya Asosiasi Pengrajin Knalpot Purbalingga (Apik Bangga), 13 sentra batik yang tergabung dalam Forum Pengrajin Batik Purbalingga dan Mitra Usaha Bersama Desa Grecol

Kemudian juga ada Kelompok Usaha Terpadu Maju Bersama Desa Kutasari, KUB Desa Tidu, Paguyuban Perwira Craft, IKM Kopi, IKM Gula Kelapa, IKM Pangan Olahan serta rehabilitasi tempat usaha bagi 14 IKM.

Kepala Dinperindag Purbalingga, Sidik Purwanto menjelaskan bantuan diberikan untuk meningkatkan daya saing dan nilai tambah berbagai potensi IKM di Purbalingga.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menjelaskan pelaku IKM adalah penggerak dan pejuang ekonomi di Purbalingga. Sektor industri adalah penyumbang terbesar kedua untuk PDRB Purbalingga setelah pertanian.

“IKM adalah salah satu solusi untuk mengurangi kemiskinan, oleh karenannya harus kita fasilitasi agar semakin besar dan menyerap banyak tenaga kerja di Purbalingga,” katanya.

Sarana dan prasarana tersebut diharap bisa meningkatkan produktivitas. “Dulu knalpot kita juga pernah dipakai Mercedes Benz. Saya ingin sejarah ini terulang. Kita saat ini harus lebih maju, jangan orientasi jual dalam negeri tapi buka pasar seluas luasnya dan pasang target yang tinggi,” katanya.