BRALING.COM, PURBALINGGA – Palang Merah Indonesia (PMI) Purbalingga telah siap untuk menghadapi risiko bencana alam yang berpotensi terjadi di Kabupaten Purbalingga, ketika musim hujan di awal tahun 2020 ini.

PMI Purbalingga telah menyiagakan personel PMI dan relawan serta peralatan-peralatan yang akan digunakan dalam penanggulangan bencana alam di Purbalingga.

Kesiapan PMI Purbalingga tersebut juga sudah dicek langsung oleh Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi yang juga menjabat sebagai Ketua PMI Purbalingga saat Apel Siaga Penanggulangan Bencana di Komplek Pendapa Dipakusuma, 8 Januari 2019.

Sebelumnya kesiapsiagaan PMI Purbalingga juga sudah dicek oleh Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Jawa Tengah, Sarwa Permana. Sarwa Permana datang langsung ke Markas PMI Purbalingga.

Sebagai informasi, Bupati Purbalingga menyebut Purbalingga sangat rawan bencana karena angin putingbeliung. Kemudian juga rawan bencana alam berupa banjir, longsor hingga kebakaran.

BMKG memprakirakan pada Januari-Februari 2020 ini, Purbalingga rawan dilanda cuaca ekstrem dan curah hujan dengan intensitas yang lebat, penuh petir sekaligus rawan dilanda angin kencang.

PMI Purbalingga Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Risiko Bencana Alam di Musim Penghujan kesiapan hadapi bencana pmi purbalingga 2 1024x682

“Beberapa kejadian bencana seperti tanah longsor dan angin ribut sudah terjadi sejak Desember dan Januari ini,” kata Dyah Hayuning Pratiwi.

“Ini perlu kita antisipasi agar seluruh jajaran meningkatkan komitmen terhadap kemungkinan-kemungkinan terjadinya bencana dan penangananya pasca bencana,” lanjut Bupati Tiwi.

Sekretaris PMI Purbalingga, M Ichwan optimis dengan kesiapsiagaan petugas dan relawan PMI Purbalingga. “Tetapi tentunya kami berharap tidak ada bencana alam yang terjadi di Purbalingga,” kata M Ichwan.