BRALING.COM, PURBALINGGA – Pandemi virus corona atau Covid 19 menghadirkan tantangan sekaligus kesempatan bagi industri. Berbagai brand dengan sigap melakukan adaptasi terhadap fenomena yang tidak biasa dialami masyarakat dunia ini.

Banyak perubahan yang terjadi karena Covid 19. Mulai dari perilaku manusia sampai dengan melonjaknya industri kesehatan, industri logistik hingga industri keuangan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bahkan secara khusus menaruh perhatian pada industri pembiayaan di Indonesia.

OJK melihat adanya peningkatan di sektor industri multifinance dan fintech lending. Gradana dan DANA merupakan beberap aperusahaan fintech yang mengamini adanya peningkatan permintaan pembiayaan selama periode work from home ini.

Direktur Utama Gradana Angela Oetama berkata kalau pada empat bulan pertama di tahun 2020, Gradana memperoleh permintaan layanan yang cukup variatif dan sesuai dengan fokus perusahaan. Namun, semuanya berhubungan dengan properti.

“Pembiayaan properti ikut tumbuh karena adanya mismatch antara cash flow dengan biaya sewa dan renovasi yang biasanya harus dibayarkan di muka untuk ruang usaha. Kami membantu memfasilitasi biaya talangan sewa maupun renovasi ini,” ujar Angela, seperti dikutip dari Marketeer.com

Anggela menyebutkan, permintaan layanan fintech mengalami peningkatan dalam tiga bulan terakhir, karena pengaruh pandemi virus corona. Larangan berada di tempat umum sampai dengan imbauan untuk tidak berkumpul dengan banyak orang, berdampak pada akses layanan teknologi finansial.

Layanan dompet digital, DANA mengakui adanya kenaikan transaksi sebesar 11%, seiring merebaknya kasus COVID-19 di Indonesia. Kebanyakan konsumen DANA fokus pada permintaan terkait transaksi pembayaran tagihan dan pembelian pulsa.

“Melihat peningkatan ini, kami terus berusaha memberikan pelayanan terbaik agar pengguna kami bisa merasakan kemudahan dan kenyamanan bertransaksi secara real time. Selain itu, mereka juga bisa melakukan pembayaran di mana saja, kapan saja, tanpa harus meninggalkan rumah dengan akses finansial yang kami berikan,” kata CEO DANA, Vincent Iswara.

Terbatasnya aktivitas masyarakat untuk beraktivitas di luar rumah selama kasus Covid 19 ini, juga telah meningkatkan nilai transaksi jual beli online. Terlebih, sejumlah marketplace memberikan fasilitas diskon untuk konsumennya.