BRALING.COM, PURBALINGGA – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar datang ke Purbalingga, 10 Maret 2020. Menteri Abdul Halim Iskandar punya sejumlah agenda khusus.

Abdul Halim Iskandar melakukan peresmian wahana wisata baru di Lembah Asri Serang di Desa Serang, Kecamatan Karangreja. Namun Abdul Halim datang bukan sekadar meresmikan bangunan.

Ia juga datang untuk memastikan Purbalingga memiliki beragam produk UMKM seperti yang gencar dipromosikan. Ia perlu memastikan sebab setelah kunjungan ini Presiden Jokowi akan datang ke Purbalingga.

“Presiden tidak suka yang dibuat-buat, beliau suka yang apa adanya,” kata dia. Sebagai informasi, Presiden Jokowi rencananya akan datang ke Purbalingga untuk meresemikan Bandara Jenderal Soedirman di pertengahan 2020 ini.

Keberadaan bandara komersial menguntungkan Purbalingga jika produk unggulan juga dipersiapkan. “Purbalingga punya produk yang beragam, ada olahan limbah, ada kain tenun, batik dan lainnya. Ini yang nanti saya laporkan kepada bapak presiden,” ujar dia.

Sementara itu, di hadapan para kepala desa, Abdul Halim membahas tentang digitalisasi desa. Desa digital menurutnya merupakan solusi memberantas korupsi dana desa yang marak di desa-desa.

“Hampir pasti hilang (korupsi-red), karena laporan keuangan secara digital bisa diacak,” kata dia. Namun, baru 10% desa di Indonesia yang menerapkan digitalisasi pengelolaan administrasi desa.

Tahun depan Kemendes menargetkan 70 persen desa sudah menerapkan konsep desa digital. “Ini terkait jaringan internet dan fasiitasi perbankan,” ujar dia.

Purbalingga sudah memiliki dua desa digital, yakni Desa Karanganyar di Kecamatan Karanganyar dan Desa Tamansari Kecamatan Karangmoncol. Dua desa ini juga diagendakan dikunjungi Mentri Desa..

“Kades Karanganyar bahkan sampai ke India untuk belajar desa digital. Di Tamansari ada Kampung Marketer yang sudah merambah ke Desa Tunjungmuli dan Kertanegara,” kata Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi.

AFGAN