BRALING.COM, PURBALINGGA – Penyebaran virus corona di Purbalingga semakin memprihatinkan. Hingga akhir pekan Maret 2020 ini sudah ada lima warga Purbalingga yang positif terpapar virus corona. Kondisi ini sertamerta membuat sejumlah elemen bergerak bersama-sama melawan corona.

Pemuda GKI Purbalingga, KNPI Purbalingga, Gusdurian Purbalingga serta Basos Kem misalnya, melakukan edukasi kepada masyarakat Purbalingga yang tetap harus bekerja disaat wabah COVID-19 telah masuk ke Purbalingga.

Sejumlah elemen tersebut melakukan pembagian sabun cuci tangan antiseptic dan multivitamin kepada masyarakat di kawasan perkotaan Purbalingga. Sasaran utamanya, driver ojek online, tukang parkir, tukang becak, penjual PKL hingga anggota Polantas Polres Purbalingga.

Ketua KNPI Purbalingga menyebutkan, Dhimas Agung mereka menjadi target edukasi dan pemberian bantuan karena mereka berpotensi tinggi terdampak Virus Covid 19. “Masyarakat menyambut baik dan sangat antusias dengan gerakan nyata kolaborasi anak muda Purbalingga ini,” kata Dhimas.

“Saya mengajak anak muda untuk bergerak nyata dan bersama sama melawan virus corona yang sudah masuk Purbalingga”,” kata Dhimas. Dhimas juga meminta masyarakat untuk tetap berada di rumah dan mengikuti arahan pemerintah.

Yoedha Koeswandono, Pemuda GKI Purbalingga berkata, dalam kondisi harus memenuhi kebutuhan diri dan keluarga, mereka tidak punya pilihan selain bekerja. Walau begitu, mereka tetap harus memperhatikan protokoler pencegahan COVID 19.

“Kita berinisiatif untuk membagikan antiseptik dan multivitamin untuk masyarakat yang masih bekerja ditengah kondisi darurat saat ini. Kita juga terus mewanti-wanti agar menerapkan social distancing dan rajin mencuci tangan untuk mencegah penularan,” ujar Yoedha.